<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96421">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN PIDANA SUBSIDAIR TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENANGKAPAN IKAN TANPA IZIN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI JANTHO)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>REZKY KURNIAWAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan Undang-Undang  Nomor  31  Tahun  2004  tentang  Perikanan  (UU  Perikanan) menjelaskan Setiap orang yang memiliki dan/atau mengoperasikan kapal penangkap ikan  berbendera  Indonesia  yang  digunakan  untuk  melakukan  penangkapan  ikan  di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia dan/atau laut lepas  wajib memiliki  Surat  Izin  Penangkapan  Ikan  (SIPI).  Selanjutnya  Di  dalam  Pasal  93 disebutkan  setiap  orang  yang  memiliki  dan/atau  mengoperasikan  kapal  penangkap ikan di ZEEI  yang tidak memiliki SIPI sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (2),  dipidana  dengan  pidana  penjara  paling  lama  6  tahun  dan  denda  paling  banyak Rp20.000.000.000,00  (dua  puluh  miliar  rupiah),  namun  dalam  kenyataannya  di Wilayah  Hukum  Pengadilan  Negeri  Jantho  terdapat  3  (tiga)  putusan  pidana penangkapan ikan tanpa izin yang relative berat, hakim memberikan sanksi subsidair yang relatif ringan pada pelaku tindak pidana penangkapan ikan. &#13;
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan pertimbangan hakim dalam  menjatuhkan  sanksi  pidana  subsidair  kepada  pelaku  tindak  pidana penangkapan  ikan  dan  dampak  yuridis  terhadap  pemberian  sanksi  subsidair  yang sama  kepada  pelaku  tindak  pidana  penangkapan  ikan  dikaitkan  dengan  tujuan hukum. &#13;
Data  dalam  penelitian  skripsi  ini  diperoleh  dari  penelitian  kepustakaan  dan penelitian  lapangan.  Penelitian  kepustakaan  dilakukan  dengan  cara  membaca  buku- buku,  teks  dan  perundang-undangan,  sedangkan  penelitian  lapangan  dilakukan dengan cara mewawancarai informan dan responden. &#13;
Pertimbangan  hakim  dalam  menjatuhkan  sanksi  pidana  subsidair  kepada pelaku tindak pidana penangkapan ikan selama 1 (satu) Bulan tidak memenuhi unsur keadilan dikarenakan jumlah denda yang berbeda, namun pidana kurungan pengganti denda  tidak  memiliki  batas  maksimal  sehingga  pemberian  sanksi  denda  kepada pelaku  harus  diperkirakan  berdasarkan  kerugian  yang  dialami  oleh  negara  serta dampak  yuridis  terhadap  pemberian  sanksi  subsidair  yang  sama  dilihat  dari  aspek kepastian  hukum  dan  sosiologis,  penjatuhan  pidana  kurungan  pengganti  denda  jauh lebih  baik  dan  dapat  menghindari  masalah  hukum  lebih  kompleks  jika  pelaku  tidak mampu membayar pidana denda. &#13;
Saran  kepada  pihak  Pengadilan  Negeri  Jantho  untuk  berpedoman  pada  UU Perikanan  agar  tidak  menjatuhkan  hukuman  kurungan  yang  relative  ringan  kepada pelaku  tindak  pidana  penangkapan  ikan  dan  kepada  JPU  untuk  membuat  tuntutan yang sesuai dengan aturan sanksi di dalam Pasal 93 UU Perikanan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHING - INDUSTRIAL LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FISHERY LAW</topic>
 </subject>
 <classification>343.076 92</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96421</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-23 16:00:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-18 10:19:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>