Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UPAYA KELUARGA DALAM MENINGKATKAN HARGA DIRI LANSIA DIRNSALAH SATU DESA DIKOTA BANDA ACEH
Pengarang
Anggia Satrini - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nurhasanah - 195911181986032002 - Dosen Pembimbing I
Martunis - 196212311987021052 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1406104030024
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP PKK., 2021
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Satrini, Anggia. 2021. Upaya Keluarga Dalam Meningkatkan Harga Diri Lansia
DiSalah Satu Desa Dikota Banda Aceh. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan
Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah
Kuala: (1) Dra. Nurhasanah, M.Pd (2) Drs. Martunis, M.Si
Kata Kunci : Harga diri, lansia, Upaya Keluarga
Harga diri (self-esteem) adalah pandangan keseluruhan dari individu tentang dirinya
atau penilaian individu terhadap kehormatan diri, dan menggambarkan sejauh mana
individu tersebut menilai dirinya sebagai orang yang memiliki kemampuan,
keberartian, berharga, dan kompeten. Pada tahap lansia banyak sekali mengalami
penurunan baik secara fisik maupun psikis sehingga yang sangat mereka butuhkan
adalah dukungan dari orang terdekat nya yaitu keluarga. Keluarga merupakan orang
terdekat dari lansia yang berperan dalam meningkatkan harga diri lansia dan
membuat hidup lansia lebih berkualitas. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk
mengetahui upaya dan kendala keluarga dalam meningkatkan harga diri lansia
didesa Emperom Kecamatan Jaya Baru Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan
dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif
dalam bentuk studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa wawancara. Subyek
dalam penelitian ini 4 anggota keluarga yang merawat lansia. Berdasarkan hasil
penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik, dan psikis lansia yang berbeda – beda,
sehingga keluarga juga memiliki upaya yang berbeda dalam meningkatkan harga
diri dan kualitas hidup lansia. Keluarga tidak hanya memberikan perhatian tetapi
juga meluangkan waktu agar terus dapat menemani lansia dihari tuanya, dan
kendala yang dihadapi adalah sulitnya komunikasi dengan lansia karrena kondisi
emosi nya sudah tidak stabil dan sudah mulai hilangnya sebagian ingatan , dan
butuh perhatian lebih disetiap kegiatan lansia karna kondisi fisik dan kesehatannya
sudah mulai menurun dan Kurangnya kesadaran lansia akan pentingnya kesehatan.
Satrini, Anggi. 2021. Family Efforts to Improve Elderly Self-Esteem In one of the villages in the city of Banda Aceh. Essay. Guidance Department and Counseling, Faculty of Teacher Training and Education, Shia University Kuala: (1) Dra. Nurhasanah, M.Pd (2) Drs. Martunis, M.Si Keywords: Self-esteem, elderly, Family Effort Self-esteem is an individual's overall view of himself or an individual's assessment of self-respect, and describe the extent to which the individual assesses himself as a person who has the ability, meaningful, valuable, and competent. At the elderly stage, many experience decline both physically and psychologically so that what they really need is the support of the closest people, namely family. Family is people closest to the elderly who play a role in increasing the self-esteem of the elderly and improve the quality of life for the elderly. The aim of this research is to knowing the efforts and constraints of the family in increasing the self-esteem of the elderly Emperom village, Jaya Baru district, Banda Aceh. Approach used in this study is a qualitative approach with a descriptive type of research in the form of a case study. Data collection techniques in the form of interviews. Subject in this study 4 family members who care for the elderly. Based on the results Research shows that the physical and psychological conditions of the elderly are different, so the family also has different efforts in increasing the price self and quality of life of the elderly. Family not only pays attention but also take the time to continue to accompany the elderly in their old age, and The obstacle faced is the difficulty of communicating with the elderly because of the condition of the elderly Her emotions are unstable and some of her memory has started to lose, and need more attention in every activity of the elderly because of their physical condition and health has begun to decline and there is a lack of awareness of the elderly about the importance of health.
STUDI KOMPARATIF KONSEP DIRI LANSIA PRIA DAN WANITA DI UPTD RUMOH SEUJAHTRA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEHRNTAHUN 2011 (Deny Firnanda, 2022)
GAMBARAN PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL PADA LANSIA DI DESA LAMDOM KECAMATAN LUENG BATA BANDA ACEH TAHUN 2012 (Akbar Muzain, 2022)
PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG KEGAWATDARURATAN PADA LANSIA (SHAFIRA CAHYANI, 2023)
GAMBARAN KONSEP DIRI DAN PENGABAIAN DIRI (SELF-NEGLECT) PADA LANSIA DI KOTA BANDA ACEH (NABILLA AMANDA, 2023)
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN UPAYA PENGONTROLAN HIPERTENSI PADA LANSLA DI DESA LAMBARO SUKON KECAMATAN DARUSSALAM ACEH BESAR 2010 (Afni Yan Syah, 2023)