<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96332">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN KEBIJAKAN INDONESIA DANRNMALAYSIA DALAM PENANGANAN PENGUNGSIRNSELAMA MASA PANDEMI COVID-19</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ida Elvera Rambe</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
ABSTRAK &#13;
IDA ELVERA RAMBE PERBANDINGAN KEBIJAKAN INDONESIA&#13;
DAN MALAYSIA DALAM PENANGANAN&#13;
PENGUNGSI SELAMA MASA PANDEMI&#13;
COVID-19  &#13;
            Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(v, 92) pp.,bibl.,tabl.,&#13;
&#13;
          (Enzus Tinianus, S.H., M.H.)&#13;
Pengungsi (Refugees) dalam Konvensi 1951 dan Protokol 1967 adalah&#13;
orang-orang yang disebabkan oleh kecemaasan akan persekusi karena alasan ras,&#13;
agama, kebangsaan, keanggotaan pada kelompok sosial tertentu, berada diluar&#13;
negara kewarganegaraannya dan tidak mau memanfaatkan perlindungan negara&#13;
itu, atau seseorang yang tidak mempunyai kewarganegaraan berada di luar negara&#13;
dimana ia sebelumnya bertempat tinggal, sebagai peristiwa-peristiwa tersebur&#13;
tidak dapat atau karena kecemasan tersebut tidak mau kembali ke negara itu.&#13;
Penanganan pengungsi sudah diatur dalam instrumen hukum internasional yaitu&#13;
Konvensi 1951 dan Protokol 1967, namun sehubungan dengan pandemi Covid-19&#13;
para pengungsi tidak mendapakan penanganan yang cukup karena tidak ada&#13;
pengaturan yang jelas tentang penanganan pengungsi selama masa pandemi&#13;
Covid-19 di Indonesia dan di Malaysia. Sebagai kelompok yang rentan dan&#13;
terpinggirkan di masyarakat, pengungsi sangat berisiko terpapar virus Covid-19.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaturan hukum&#13;
internasional tentang penanganan pengungsi dan membandingkan kebijakan&#13;
penanganan pengungsi di Indonesia dan kebijakan penanganan pengungsi di&#13;
Malaysia. &#13;
Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini dilakukan penelitian&#13;
hukum normatif dimana kajian utamanya adalah data sekunder berupa Konvensi&#13;
1951 dan Protokol 1967 tentang status pengungsi, Perpres Nomor 125 Tahun&#13;
2016 tentang penanganan pengungsi dari luar negeri, dan Immigrant Act 1959/63&#13;
tentang penanganan imigrasi di Malaysia.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan penanganan pengungsi selama masa&#13;
pandemi Covid-19 diatu dalam Konvensi 1951 dan Protokol 1967 dimana&#13;
menyebutkan tentang hak-hak pengungsi di dalamnya. Perbandingan penanganan&#13;
pengungsi di Indonesia berdasarkan Perpres Nomor 125 Tahun 2016 sudah&#13;
mengatur di dalam tentang penanganan pengungsi selama masa pandemi Covid19&#13;
&#13;
dimana di dalamnya menjelaskan tentang pengungsi yang terkena penyakit&#13;
menular dan berbahaya. Sedangkan di Malaysia berdasarkan Immigrant Act&#13;
1959/63 tidak mengatur tentang penanganan pengungsi di dalamnya.&#13;
Disarankan perlunya dikeluarkan suatu regulasi turunan yang bersifat&#13;
khusus untuk penanganan pengungsi selama masa pandemi Covid-19 di&#13;
Indonesia. Walaupun Indonesia sudah memiliki Perpres Nomor 125 Tahun 2016&#13;
tentang penanganan pengungsi dari luar negeri akan tetapi Perpres ini tidak&#13;
mengatur secara jelas penanganan pengungsi pada masa seperti pandemi Covid-19&#13;
saat ini. &#13;
2021  &#13;
i&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96332</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-22 16:08:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-23 09:35:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>