<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96329">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L) TERHADAP JUMLAH SEL LIMFOSIT DAN FIBROBLAS PADA GINGIVA TIKUS WISTAR JANTAN YANG MENGALAMI PERIODONTITIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUTIA SYAHIDAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Limfosit adalah respon imun spesifik yang muncul saat terjadi peradangan yang bersifat kronis dengan melakukan proses penyembuhan pada jaringan periodontal. Limfosit dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan kerusakan jaringan sekitar yang dapat menyebabkan destruksi jaringan akibat mediator peradangan yang dapat mendegradasi matriks seperti kolagen, elastin, dan gelatin. Adanya fibroblas yang menghasilkan produk seperti kolagen, elastin, asam hialuronat, fibronektin, dan proteoglikan dapat berperan untuk rekontruksi jaringan baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan ekstrak daun belimbing wuluh terhadap jumlah sel limfosit dan sel fibroblas pada gingiva tikus Wistar jantan yang mengalami periodontitis. Penelitian laboratoris ini menggunakan 15 ekor tikus Wistar jantan yang dibuat periodontitis dengan penggunaan wire ligature selama 14-21 hari pada servikal gigi insisivus rahang bawah. Sampel dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok perlakuan dengan mengaplikasikan gel ekstrak daun belimbing wuluh, kelompok kontrol positif dengan mengaplikasikan gel metronidazol dan kelompok kontrol negatif dengan mengaplikasikan gel aquades. Tikus di euthanasia pada hari ke-7 setelah pengaplikasian ekstrak dan dilakukan pengamatan jaringan gingiva secara mikroskopis dengan pewarnaan hematoksilin eosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun belimbing wuluh menurunkan jumlah sel limfosit pada gingiva tikus Wistar jantan yang mengalami periodontitis (p=0,009;p0,05). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan ekstrak daun belimbing wuluh dapat menurunkan jumlah sel limfosit namun tidak dapat meningkatkan jumlah sel fibroblas pada gingiva tikus Wistar jantan yang mengalami periodontitis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96329</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-22 16:00:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-23 09:08:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>