<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96321">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SODIUM LAURYL SULFATE DALAM PASTA GIGI TERHADAP DERAJAT KEPARAHAN STOMATITIS AFTOSA REKUREN PADA MAHASISWA/I PREKLINIK FKG USK:</title>
  <subTitle>UJI KLINIS ACAK TERKONTROL</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>INTAN MAFIRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR) merupakan lesi pada mukosa mulut yang terasa sakit dan terjadi berulang. Etiologi dari SAR belum diketahui, namun terdapat beberapa faktor predisposisi yang dapat memicu timbulnya dan memperparah lesi SAR, salah satu diantaranya yaitu Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dalam pasta gigi. Sodium Lauryl Sulfate memiliki efek toksik yang dapat menginduksi deskuamasi mukosa karena sifat aktif permukaan molekulnya dapat mendenaturasi glikoprotein pada lapisan musin sehingga mengurangi resistensi mukosa oral, mengganggu integritas epitel dan menimbulkan SAR. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh SLS dalam pasta gigi terhadap derajat keparahan SAR. Total subjek berjumlah 36 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama terdiri dari subjek dengan SAR yang menggunakan pasta gigi SLS dan kelompok kedua menggunakan pasta gigi non-SLS (kelompok kontrol). Penelitian dilakukan secara daring, penegakkan diagnosis menggunakan foto yang dikirimkan oleh subjek. Penilaian derajat keparahan SAR menggunakan Ulcer Severity Score (USS) yang diamati selama 6 hari. Hasil peneitian ini dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan pasta gigi SLS berpengaruh signifikan terhadap ukuran, durasi dan tingkat nyeri SAR dibandingkan dengan pasta gigi non- SLS(p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96321</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-22 15:25:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-22 15:32:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>