<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96318">
 <titleInfo>
  <title>DAERAH  OPTIMUM   PERMUKAAN   RESPON  PADA RANCANGAN  FAKTORIAL   2K-P</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Deasy Arisandy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Percobaan   industri   merupakan   suatu   percobaan   yang   biasanya   dihadapkan   pada faktor-faktor  yang berjumlah  banyak yang mempengaruhi   proses  percobaan  tersebut. Ada faktor  yang bekerja  sendiri dan ada faktor yang bekerja sama dengan  faktor lain. Untuk  mengetahui   pengaruh  masing-masing   faktor  dan  interaksi  antar  faktor  maka dilakukan  penelitian  dengan  menggunakan   rancangan  faktorial.  Untuk melaksanakan percobaan  pendahuluan  yang  diterapkan  pada percobaan  industri  terdapat  tiga tahap percobaan      yaitu:    percobaan  penyaringan.   percobaan  optimalisasi   dan  percobaan pembuktian.    Pada  kasus  penyaringan    diperoleh   satu  interaksi   yang  berpengaruh terhadap  respon  yaitu  interaksi  AC.  Faktor  yang  berpengaruh   ini memenuhi   model orde   kedua,   sehiogga   dapat   dilakukan   penyusunan    taraf-taraf   faktor   rancangan majemuk   terkecil.   Jika   pada   percobaan   penyaringan,    model   orde   kesatu   cukup memenuhi  sebagai  model  penduga  respon  maka  dilakukan  metode  dakian  tercuram untuk   mengetahui    peningkatan    maksimum   yang   terjadi   pada   respon,   kemudian diJakukan  penyusunan  taraf-taraf  faktor  rancangan  majemuk  terkecil.  Dari taraf-taraf faktor  rancangan   majemuk   terkecil  ditentukan   nilai  optimal  dengan  menggunakan analisis  kanonik.&#13;
&#13;
Kata Kunci  : rancangan  faktorial,  rancangan  majemuk  terkecil,  model orde kesatu. model orde kedua,  rnetode dakian tercurarn, analisis  kanonik.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96318</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-22 15:14:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-22 15:14:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>