PERBANDINGAN METODE PERTUBASI SINGULAR SETIMBANG DENGAN METODE PEMOTONGAN SETIMBANG UNTUK MEREDUKSI ORDE MODEL SISTEM LINEAR TIME INVARIANT (LTI) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBANDINGAN METODE PERTUBASI SINGULAR SETIMBANG DENGAN METODE PEMOTONGAN SETIMBANG UNTUK MEREDUKSI ORDE MODEL SISTEM LINEAR TIME INVARIANT (LTI)


Pengarang

Hendra Darmawan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0181110025

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas mipa., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penggunaan teknik-teknik kontrol optimal pada sistern berorder tinggi akan menghasilkan pengontrol berorder tinggi. Pengontrol seperti ini dari segi implernentasi dan komputasi tidak praktis. Oleh karena ito, diperlukan suatu proses pendekatan dari sistem berorder tinggi dengan sistem berorder rendah yang dikenal dengan reduksi model. Pada penulisan ini akan direduksi suatu model dari sistem Linear Time Invariant (LTI) dengan menggunakan metode pemotongan setimbang (MPS) dan metode pertubasi singular setimbang (MPSS). Prosedumya adalah memodelkan sistem fisik dalam bentuk matematik, memeriksa kestabilan dan kesetimbangan sistem tersebut selanjutnya mereduksi order modelnya.
Sebagai verifikasi dari metode-metode yang digunakan. akan diberikan simulasi untuk masalah quarter car suspension. yang hasil simulasi akan dibandingkan, melalui step response dengan menunjukan rise time. peak time dan settling time dari sistem tersebut. Penyelesaian sirnulasi untuk masaJah ini akan menggunakan perangkat lunak MATLAB yaitu Control System Toolbox. Dari hasil simulasi model quarter car suspension adalah menunjukkan bahwa setelah dilakukan reduksi order sistem pada pada order 3, order 2. dan order I terlihat bahwa dari plant tereduksi degan menggunakan metode pertubasi singular setimbang lebih baik daripada menggunakan metode pemotongan setimbang yaitu terlihat pada sistem melalui nilai dari rise time, peak time, dan settling time sistem.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK