Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
ANALISIS KINERJA JALAN TEUKU ISKANDAR (SEGMEN SIMPANG BPKP MENUJU SIMPANG TUJUH ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH)
Pengarang
TASLIMUL HAQ - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Huzaim - 196603201992031003 - Dosen Pembimbing I
Rudiansyah Putra - 197509232002121004 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1604001010002
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik (D3)., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
625.7
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Jalan Teuku Iskandar merupakan salah satu jalan yang mudah diakses oleh masyarakat yang tinggal di seputaran Aceh Besar yang berbatasan langsung dengan Kota Banda Aceh. Jalan Teuku Iskandar termasuk kedalam jalan Arteri Primer (Qanun Kota Banda Aceh No. 02/2018), jalan ini bertipe 2 lajur 2 arah tak terbagi (2/2 UD) dengan panjang jalan 3,802 kilometer dan lebar badan jalan 8 meter dengan lebar bahu efektif 0,5 meter. Sementara itu, khusus kepada Walikota Banda Aceh yang wilayahnya ditetapkan sesuai kriteria level situasi pandemi berdasarkan asesmen, dengan kriteria level 4 berdasarkan Diktum Kesatu huruf a Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 31 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua, selain mengatur PPKM Mikro secara umum, juga secara khusus mengatur sebagaimana Diktum. Bulan Agustus 2021, Kota Banda Aceh sedang dalam keadaan zona merah. Pada masa pandemi ini, dimana Kota Banda Aceh sedang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, sehingga berpengaruh terhadap pergerakan lalu-lintas, oleh sebab itu penilitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kinerja jalan Teuku Iskandar masih dalam keadaan baik atau tidak. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisa kinerja ruas jalan adalah menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) khususnya untuk jalan perkotaan. Parameter data yang diperlukan untuk mengevaluasi kinerja jalan adalah data sekunder berupa volume lalu-lintas, kapasitas jalan, RVK (rasio volume kapasitas) kecepatan arus bebas dan kecepatan tempuh. Survei dilakukan selama 3 (tiga) hari dalam satu minggu yakni hari Senin (16 Agustus 2021), Rabu (18 Agustus 2021), dan Minggu (15 Agustus 2021) pada jam puncak pagi dan sore yaitu 07.00-09.00 WIB dan 17.00-19.00 WIB . Setelah dilakukan pengolahan data, Senin (16 Agustus 2021) pukul 17.00-18.00 WIB merupakan volume lalu-lintas tertinggi sebesar 1645,7 smp/jam, kapasitas sebesar 2737,37 smp/jam, RVK = 0,60 (tingkat pelayanan B), kecepatan arus bebas sebesar 41,96 km/jam dan kecepatan tempuh sebesar 33 km/jam. Hasil penelitian menunjukkan kinerja jalan Teuku Iskandar pada masa pandemi COVID-19 Level 4 dan Kota Banda Aceh dalam keadaan zona merah masih digolongkan baik yaitu RVK = 0,60, dimana kinerja jalan yang baik memiliki nilai RVK < 0,85 untuk jalan arteri dan kolektor (Permen PU No. 19/PRT/M/2011).
Kata kunci : Komposisi lalu-lintas, RVK, kecepatan tempuh, geometrik jalan, MKJI
PENGATURAN SIMPANG BERLENGAN TUJUH DENGAN MENGGUNAKAN METODA MKJI (Salman, 2024)
PERENCANAAN RUANG HENTI KHUSUS (RHK) SEPEDA MOTOR PADA SIMPANG BPKP KOTA BANDA ACEH (ZIKKIRULLAH, 2020)
TINJAUAN KONDISI INFRASTRUKTUR PADA SIMPANG TAK BERSINYAL BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT DAN STRATEGI PENANGANANNYA (STUDI KASUS : SIMPANG TUJUH ULEE KARENG BANDA ACEH) (Fitria Phonna, 2017)
PERENCANAAN BUNDARAN PADA SIMPANG BERLENGAN TUJUH DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE SIDRA INTERSECTION 5.I (STUDI KASUS PADA SIMPANG TUJUH ULEE KARENG, BANDA ACEH) (Khudri Yansari, 2024)
PERENCANAAN SIMPANG BERSINYAL BERLENGAN TUJUH DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE SIDRA INTERSECTION 5.1 (STUDI KASUS PADA SIMPANG TUJUH ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH) (Mutia Noviana, 2024)