<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96250">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN LABU SIAM (SECHIUM EDULE) DALAM MENCIPTAKAN INOVASI PRODUK PUTU MAYANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AFINI SUJONO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Labu siam merupakan tumbuhan dengan kandungan gizi serat nabati. Salah satu pemanfaatan labu siam adalah dijadikan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan kue putu mayang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh standardisasi resep dan daya terima konsumen melalui uji organoeptik terhadap kue putu mayang dengan penambahan labu siam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatn kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui uji pengamatan oleh lima orang narasumber dengan menggunakan Sensory Evaluation Card dan uji penerimaan kepada 30 orang konsumen dengan menggunakan Hedonic Scale Card. Hasil data uji pengamatan dianalisis dengan menghitung rata-rata (mean) yang diperoleh dari narasumber, sedangkan data uji penerimaan konsumen dianalisis menggunakan analisis of variance (anava) satu jalur, kemudian dianalisis menggunakan LSD pada taraf signifikan 0,05. Hasil uji pengamatan diketahui narasumber menyukai warna kue putu mayang pada perlakuan kedua (PM1) dengan nilai rata-rata 23,5. Aroma pada perlakuan kesatu (PM0) dengan nilai rata-rata 23,56. Tekstur pada perlakuan kesatu (PM0) dengan nilai rata-rata 22,98. Rasa pada perlakuan kedua (PM1) dengan nilai rata-rata 23,84. Hasil penerimaan konsumen terhadap warna kue putu mayang adalah pada perlakuan ketiga (PM2) dengan nilai rata-rata 4,23. Aroma pada perlakuan kedua (PM1) dengan nilai rata-rata 3,7. Tekstur pada perlakuan kesatu (PM0) dengan nilai rata-rata 3,86. Rasa pada perlakuan kedua (PM1) dengan nilai rata-rata 3,66. Hipotesis penelitian (H1) dapat diterima karena terdapat pengaruh pada warna, aroma, tekstur dan rasa. Kesimpulan bahwa hasil penerimaan panelis konsumen terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa kue putu mayang dengan penambahan labu siam menunjukkan bahwa terdapat perbedaan karakteristik organoleptik pada setiap perlakuan. Saran untuk peneliti berikutnya adalah melakukan uji proksimat untuk melihat kandungan gizi pada kue putu mayang dengan penambahan labu siam serta uji daya simpan dan kemasan untuk meningkatkan nilai jual kue putu mayang dengan penambahan labu siam.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96250</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-21 15:00:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-22 08:56:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>