Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERKEMBANGAN INFRASTRUKTUR GEDUNG OLAHRAGA PASCA GEMPA DAN TSUNAMI ACEH 2004 DI BANDA ACEH
Pengarang
Risa Maulidiya - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nuzuli - 196112311986031019 - Dosen Pembimbing I
Karimuddin - 197404012003121004 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1506104020012
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (S1) / PDDIKTI : 85201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FKIP (S1)., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
796.068
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Maulidiya, Risa. 2015. Perkembangan Infrastruktur Olahraga Pasca Gempa dan
Tsunami Aceh 2004 di Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani
Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Drs. Nuzuli, M.S., (2) Karimuddin, S.Pd., M.Pd.
Kata kunci: Infrastruktur Olahraga.
Tahun 2004 Nanggroe Aceh Darussalam mengalami duka yang sangat pilu
karena bencana alam yang diberikan Allah SWT berupa gempa dan tsunami yang
menyebabkan dua belas kabupaten/kota di Aceh hancur, salah satunya yang terjadi di
Kota Banda Aceh. Banyak sekali dampak yang disebabkan oleh musibah tersebut
diantarannya banyak korban jiwa dan luka-luka, hilangnya harta benda dan tempat
tinggal, serta kerusakan berbagai fasilitas umum salah satunya fasilitas olahraga yang
berada di daerah kota Banda Aceh. Pembangunan gedung-gedung lebih dipusatkan
pada perkotaan. Kerusakan yang terjadi akibat dari bencana dahsyat ini memang
tidak sedikit, Kota Banda Aceh yang merupakan salah satu daerah yang memiliki
kerusakan infrastruktur yang sangat parah. Kerusakan dan kerugian yang terjadi
cukup besar dan jelas terlihat karena Kota Banda Aceh merupakan ibukota dari
Provinsi Aceh yang tentunya memiliki banyak fasilitas umum salah satunya fasilitas
olahraga, perkantoran, sekolah-sekolah, dan rumah-rumah penduduk. Membutuhkan
waktu yang lama untuk mengembalikan semua infrastruktur yang sudah rusak di
Kota Banda Aceh akibat gempa dan tsunami Aceh Tahun 2004, sehubungan dengan
hal tersebut peneliti melakukan penelitian tentang “Perkembangan Infrastruktur
Gedung Olahraga Pasca Gempa dan Tsunami Aceh 2004 di Banda Aceh.”
Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan
metode deskriptif. Penelitian ini cara pengambilan sampel menggunakan purposive
sampling, yang artinya teknik ini digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu”.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Secara umum tujuan
tersedianya sarana dan prasarana olahraga pada Kota Banda Aceh dapat
dimanfaatkan oleh para atlet, masyarakat dan juga lembaga pendidikan yang berada
disekitar lapangan olahraga tersebut. Akibat dari kerusakan yang diakibatkan oleh
gempa dan tsunami Aceh tahun 2004 membuat kegiatan olahraga tidak dapat
terselenggarakan dengan baik, dan sangat berpengaruh paara atlet dan pelaku
olahraga sangat memerlukan sarana dan prasarana olahraga, kemudian pasca gempa
dan tsunami banyak gedung-gedung olahraga yang dibangun dan juga diperbarui
kembali sehingga layak untuk digunakan.
Tidak Tersedia Deskripsi
REKONSTRUKSI INFRASTRUKTUR KOTA SINABANG PASCA TSUNAMI, 2005-2009 (Raflis, 2022)
PERANCANGAN SPORT CENTER DI BANDA ACEH (Elliya Mursyidawati, 2019)
SPORT CENTER DI KABUPATEN BENER MERIAH TEMA : ARSITEKTUR VERNAKULAR (Bengi Maharani, 2017)
PERKEMBANGAN PARIWISATA DESA ULEE LHEUE PASCA TSUNAMI 2005-2024 (Rina Oktavia, 2026)
"SPORT CENTER DAN SPA" TEMA : ARSITEKTUR HIJAU (Rina Wulandari, 2024)