<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96233">
 <titleInfo>
  <title>SIKAP APATISME MASYARAKAT LHOONG KABUPATENRNACEH BESAR TERHADAP PRAKTEK ILLEGAL LOGGINGRN(STUDI KASUS GAMPONG KRUENG KALA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL RAHMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>xiii&#13;
 &#13;
ABSTRAK&#13;
Kecamatan Lhoong menjadi salah satu kawasan yang marak dengan praktek&#13;
illegal logging. Banjir dan longsor menjadi dampak illegal logging yang&#13;
terjadi di Gampong Krueng Kala, namun masyarakat Krueng Kala sendiri&#13;
bersikap apatis terhadap praktek illegal logging tersebut. Berdasarkan&#13;
kacamata ekosentrisme, harusnya masyarakat menjadi pondasi utama dalam&#13;
mencegah terjadinya praktek-praktek merusak lingkungan yang akhirnya&#13;
akan menyebabkan bencana alam menimpa masyarakat itu sendiri.&#13;
Penelitian ini menggunakan teori ekosentrisme dan konsep apatisme.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab masyarakat Lhoong&#13;
Kabupaten Aceh Besar bersikap apatis terhadap praktek illegal logging&#13;
adalah karena para rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga&#13;
lingkungan, buktinya apatisme terhadap praktek illegal logging karena&#13;
sumber ekonomi dan kecewanya terhadap penegakan hukum malah menjadi&#13;
hambatan dalam menjaga lingkungan. Adanya Pemuda Gampong yang&#13;
memberanikan diri untuk mengelola Air Terjun Seuhom sebagai objek&#13;
wisata demi menjaga lingkungan sekitarnya dari praktek illegal logging&#13;
menjadi ekosentrisme yang seharusnya dikembangkan oleh Pemerintah juga&#13;
masyarakat. Terutama dalam pemberdayaan ekonomi sebagai pengalihan&#13;
dari praktek illegal logging. Gerakan pemuda gampong juga mengawali&#13;
adanya pendetakan adat, seperti aturan adat yang diberikan oleh Panglima&#13;
Gle di Gampong Krueng Kala untuk tidak memotong pohon kayu 50 meter&#13;
dari wilayah pinggiran sungai Krueng Kala, namun pendekatan ini perlu&#13;
dikembangkan karena praktek illegal logging melebihi jangkauan tersebut.&#13;
Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar harus&#13;
mengembangkan konsep pemberdayaan ekonomi dan pendekatan adat&#13;
setempat untuk mencegah terjadinya praktek illegal logging di Kecamatan&#13;
Lhoong.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Apatisme Masyarakat, Illegal Logging, Ekosentrisme . &#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96233</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-21 12:02:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-21 15:26:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>