<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96212">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KEPEMILIKAN SURAT IZIN MENGEMUDI (SIM) TERHADAP KEJADIAN FRAKTUR PADA PASIEN POST KECELAKAAN LALU LINTAS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farah Silmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kecelakaan lalu lintas masih menjadi permasalahan yang terjadi di seluruh dunia hingga sat ini. Kecelakaan lalu lintas dapat menyebabkan fraktur tertutup dan terbuka sering disebabkan akibat perilaku pengendara yang tidak terampil dalam mengendarai yang dapat dinilai dengan kepemilikan SIM. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melihat apakah terdapat hubungan antara kepemilikan SIM terhadap kejadian fraktur terbuka dan tertutup post kecelakaan lalu lintas di RSUD dr.Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini melibatkan 52 subjek penelitian yang merupakan pasien terdiagnosis fraktur terbuka dan fraktur tertutup post kecelakaan lalu lintas yang dirawat pada bulan September-November 20221. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observsional dengan desain cross sectional dengan menggunakan teknik accidental sampling. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji chi- square. Hasil penelitian ini menunjukkan umumnya pasien fraktur tertutup memiliki SIM sebanyak 27 subjek (51,9%) dan tidak memiliki SIM sebanyak 14 subjek (26,9%). Fraktur terbuka yang memiliki SIM sebanyak 8 subjek (15,4%) dan yang tidak memiliki SIM sebanyak 3 subjek (5,8%). Hasil uji statistik chi- square diperoleh p-¬value sebesar 0,666 ( p &gt; 0,05) yang berarti dengan tingkat signifikansi 5% belum cukup terbukti untuk menunjukkan adanya hubungan kepemilikan SIM terhadap kejadian fraktur terbuka dan fraktur tertutup post kecelakaan lalu lintas di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.&#13;
Kata Kunci: Kecelakaaan lalu lintas, Fraktur, Surat Izin Mengemudi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FRACTURES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TRAFFIC ACCIDENTS</topic>
 </subject>
 <classification>617.15</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96212</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-21 10:07:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-21 15:44:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>