Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENATAAN PELAMINAN MODERN DENGAN PAKAIAN PENGANTIN ADAT ACEH
Pengarang
KHANSA ASHILA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Fitriana - 196701101994032003 - Dosen Pembimbing I
Rosmala Dewi - 196410161989032002 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1706104010014
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP PKK., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
392.5
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Khansa Ashila. 2021. Penataan Pelaminan Modern dengan Pakaian Pengantin Adat
Aceh. Skripsi, Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
(1) Dra. Fitriana, M.Si (2) Dra. Rosmala Dewi, M.Pd
Kata Kunci: Paduan adat, persepsi, faktor
Budaya dan adat merupakan kebiasaan yang telah berlaku antar generasi dalam suatu
masyarakat, di mana keberadaannya berfungsi sebagai pedoman dalam berpikir dan
bertindak di masyarakat pemangku adat tersebut. Sedangkan kebudayaan adalah
keseluruhan dari apa yang pernah dihasilkan oleh manusia karena pemikiran dan
karyanya. Penelitian yang bertujuan untuk (1) mengetahui pendapat masyarakat umum
terhadap paduan pelaminan modern dengan pakaian adat Aceh, (2) mengatahui
tanggapan peutuha gampong pada paduan pelaminan modern dengan pakaian adat
Aceh, (3) mengetahui faktor yang menyebabkan pengantin dan keluarga pengantin
memadukan pelaminan modern dengan pakaian adat Aceh. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif.
Subjek penelitian delapan orang yang ditetapkan dengan purposive sampling.
Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil
penelitian diperoleh tanggapan masyarakat umum dan peutuha gampong tertarik pada
paduan pelaminan modern dengan pakaian pengantin adat Aceh, hanya saja harus
tetap mempertahankan adat Aceh sebagai bentuk rasa mempertahankan nilai
kebudayaan dan sejarah adat Aceh. Responden mengatakan bahwa paduan adat Aceh
sudah dikategorikan lebih berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Faktor
yang menyebabkan adanya paduan adat ialah dari teknologi sebagai reverensi utama
pengantin untuk memilih tema pesta perkawinan, perpaduan suku dari kedua
pengantin, dan perkembangan zaman yang semakin modern.
hansa Ashila. 2021. Modern Aisle Arrangement with Traditional Bridal Attire Aceh. Thesis, Faculty of Family Welfare Education Study Program Teacher Training and Education, Syiah Kuala University. (1) Dr. Fitriana, M.Si (2) Dra. Rosmala Dewi, M.Pd Keywords: Custom mix, perception, factor Culture and customs are habits that have prevailed between generations in a society society, where its existence serves as a guide in thinking and act in the customary holding community. While culture is the whole of what has ever been produced by humans because of thought and his work. Research that aims to (1) find out the opinion of the general public against the combination of modern aisles with traditional Acehnese clothes, (2) knowing Peutuha gampong's response to the combination of modern aisles with traditional clothes Aceh, (3) knowing the factors that cause the bride and the bride's family combining modern aisles with traditional Acehnese clothes. This research using a qualitative approach to the type of qualitative descriptive research. The research subjects were eight people who were determined by purposive sampling. Data collection was obtained through interviews and documentation. Based on the results The research obtained responses from the general public and village officials interested in blend of modern aisle with traditional Aceh wedding clothes, it's just that you have to keep maintaining Acehnese customs as a form of sense of maintaining values Acehnese culture and history. Respondents said that the mix of Acehnese customs already categorized as more developed in accordance with the times. Factor what causes the custom blend is from technology as the main reference bride and groom to choose the theme of the wedding party, a mix of ethnic groups from both bride, and the development of an increasingly modern era.
PERGESERAN NILAI BUDAYA DALAM PENGGUNAAN PAKAIAN PENGANTIN DI KUTAPANJANG KABUPATEN GAYO LUES (Arma Ariga, 2014)
MAKNA PELAMINAN KAMAR PENGANTIN SUKU ANEUK JAMEE DI KECAMATAN TAPAKTUAN (ARDILLA SEPTIANA, 2019)
RAGAM HIAS DAN NILAI SIMBOLIS PADA PAKAIAN PENGANTIN ADAT ACEH TENGAH (Supriana, 2018)
NILAI SIMBOLIS PADA RAGAM HIAS PELAMINAN TRADISIONAL ACEH BESAR (Nazirah, 2016)
PERKEMBANGAN MOTIF DAN BENTUK BAJU PENGANTIN DI KABUPATEN SIMEULUE (Ainun Kharismah, 2018)