<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96158">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MISILEA SERENATA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nama : Misilea Serenata&#13;
Nomor Siswa : 1706102020069&#13;
Jurusan/Strata : Pendidikan Bahasa Inggris/S1&#13;
Judul : Analisis Pelafalan Kata Siswa dengan Diam&#13;
Huruf /gh/ (Studi Kasus di X IPA 1 SMAN 2 Sinabang)&#13;
Kata kunci: kesalahan, analisis, pengucapan siswa, huruf bisu /gh/.&#13;
Seorang pembelajar bahasa Indonesia mungkin kesulitan atau bahkan membuat kesalahan ketika mengucapkan kata-kata dalam bahasa Inggris. Kesalahan dalam pengucapan dapat menyebabkan miskomunikasi dalam arti. Huruf senyap adalah masalah umum bagi pembelajar bahasa asing, seperti membawa /brɔːt/ dengan brogh atau malam /naɪt/ dengan naig. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkategorikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa saat melafalkan huruf bisu /gh/ dan untuk menemukan faktor-faktor kesalahan tersebut. Subjek penelitian ini adalah sepuluh siswa kelas X IPA 1 SMAN 2 Sinabang. Responden diminta untuk mengucapkan kata target dengan lima kata di posisi tengah dan lima kata di posisi akhir. Peneliti meminta mereka untuk merekam suara mereka dengan catatan suara melalui pesan Whatsapp online. Kemudian, peneliti menganalisis rekaman mereka untuk mengetahui kesalahan mereka dalam melafalkan huruf bisu /gh/. Dari hasil pengujian, terdapat 100 pengucapan yang dilakukan oleh responden. Siswa membuat 88 kesalahan dalam mengucapkan silent /gh/. Ada dua jenis kesalahan berdasarkan sistematisasi, yaitu pra-sistematis dan sistematis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96158</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-20 12:28:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-20 12:32:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>