<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96115">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI ANTIOKSIDAN DAN HEDONIK TEH HERBAL DARI DAUN KUDA-KUDA (LANNEA COROMANDELICA (HOUTT.) MERR) DENGAN VARIASI SUHU PENGERINGAN.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Gina Anggriana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Biologi</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gina Anggriana 2021. Evaluasi Antioksidan Dan Hedonik Teh Herbal Dari Daun Kuda-Kuda (Lannea coromandelica (Houtt.) Merr) Dengan Variasi Suhu Pengeringan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:&#13;
(1) Dr. Safrida, S.Pd., M.Si., (2) Dr. Hafnati Rahmatan, M. Si.&#13;
Kata Kunci: Daun kuda-kuda, Teh herbal, Antioksidan.&#13;
Tumbuhan kuda-kuda merupakan pohon yang banyak tumbuh di Indonesia. Daun dari tumbuhan kuda-kuda dapat dijadikan teh herbal karena memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder berupa senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi suhu pengeringan terhadap kadar antioksidan dan tingkat kesukaan panelis pada warna, aroma dan rasa teh herbal daun kuda-kuda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, pada uji konsentrasi antioksidan digunakan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), sedangkan untuk uji hedonik digunakan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK).Variasi suhu pengeringan yang digunakan yaitu P1 (45◦C) P2 (50◦C) P3 (55◦C) P4 (60◦C) P5 (65◦C). Data dianalisis dengan Analisis Varian (ANAVA). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan suhu pengeringan yang menghasilkan kadar antioksidan terbaik adalah perlakuan P4 (45,49 ppm). Secara umum panelis lebih menyukai teh dengan variasi suhu pengeringan 55◦C untuk kesukaan aroma dan rasa, sedangkan untuk kesukaan warna panelis lebih menyukai teh pada suhu pengeringan 65◦C. Berdasarkan uji ANAVA yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa suhu pengeringan berpengaruh terhadap kadar antioksidan dan tingkat kesukaan panelis pada warna, aroma dan rasa teh herbal daun kuda-kuda.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96115</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-17 16:57:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-20 11:25:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>