KEBERADAAN TARI RESAM BERUME DI SANGGAR 1001 KABUPATEN ACEH TENGAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEBERADAAN TARI RESAM BERUME DI SANGGAR 1001 KABUPATEN ACEH TENGAH


Pengarang

Latifah Elviana - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ismawan - 196808151995121002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1606102030008

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

700.457

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Penelitian ini berjudul “Keberadaan Tari Resam Berume Di Sanggar 1001 Kabupaten Aceh Tengah” Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah keberadaan Tari Resam Berume Di Sanggar 1001 Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Keberadaan Tari Resam Berume Di Sanggar 1001 Kabupaten Aceh Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah pendiri Sanggar 1001 Kabupaten Aceh Tengah. Yang menjadi objek penelitian yaitu keberadaan Tari Resam Berume Di Sanggar 1001 Kabupaten Aceh Tengah. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai hal yang diteliti, peneliti menggunakan metode wawancara untuk menggali keterangan yang lebih mendalam, dan dokumentasi yang dilakukan dengan cara menyelidiki benda-benda atau mengumpulkan gambar-gambar untuk membantu peneliti dalam menyelesaikan penelitian ini. Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi data (conclusion drawing). Tari Resam Berume menggambarkan bagaimana kebiasaan berume (Bersawah) di Gayo, dimulai dengan mujelbang (mencangkul), dan diakhiri dengan mungamul (mengumpulkan padi) kedalam karung untuk dibawa pulang.
Tari Resam Berume ini bermula dari pengembangan tari kesek-kesek ui yang di ciptakan oleh Syaifuddin Qadir. kesek-kesek ui pernah dikalaborasikan dengan berbagai tarian dari Aceh seperti top pade, dan tarek pukat. Dengan demikian tarian tersebut diberi nama Tari puncak utama yang mewakili daerah Aceh pada pembukaan konversi Asia Afrika pertama pada tahun 1955 di bandung.

Kata Kunci: Keberadaan,Tari , Resam Berume

ABSTRACT This research is entitled "The Presence of Berume Resam Dance in Studio 1001, Central Aceh Regency". This study aims to describe the existence of the Resam Berume Dance in Studio 1001, Central Aceh Regency. The approach used in this research is a qualitative approach with a descriptive type of research. The subjects in this study were the founders of Sanggar 1001 Central Aceh Regency. The object of research is the existence of the Resam Berume Dance in Studio 1001, Central Aceh Regency. While the data collection technique used is observation technique, to obtain a clear picture of the thing being studied, the researcher uses the interview method to dig deeper information, and documentation is done by investigating objects or collecting pictures to assist researchers in conducting research. complete this research. The data analysis technique is carried out by data reduction (data reduction), data presentation (data display), and data verification (conclusion drawing). The Resam Berume dance illustrates how the habit of berume (rice field) in Gayo, begins with mujelbang (hoeing), and ends with mungamul (collecting rice) into sacks to take home. This Resam Berume dance stems from the development of the kesek-kesek ui dance created by Syaifuddin Qadir. kesek-kesek ui has collaborated with various dances from Aceh such as top pade and tarek pukat. Thus the dance was named the main peak dance which represented the Aceh region at the opening of the first Asian-African conversion in 1955 in Bandung. Keywords: Existence, Dance, Resam Berume

Citation



    SERVICES DESK