<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95986">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS  KESALAHAN KALIMAT DALAM TEKS OPINI HARIAN ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dian Muliani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  yang berjudul, &quot;Analisis Kesalahan Kalimat dalam Teks Opini Harian Aceh  ini bertujuan mendeskripsikan  kesalahan kalimat yang disebabkan oleh  kesalahan struktur, kesalahan  pemakaian  diksi, dan kesalahan  penggunaan ejaan,  serta  kesalahan  yang  dominan  teradi  dalam  teks  opini  Harian  Aceh. Sumber data penelitian ini aalah teks opini Harian Aceh yang terdiri atas 15 teks yang   dikumpulkan   selama   tiga   bula   terekhir   tahun   2009.   Penelitian   ini dilaksanakan dengan menggunakan metode deskriptif. Data dikumpulkan  dengan menggunakan teknik dokumenter  dan dianalisis  secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat  kesalahan kalimat  dalam teks opini Harian Aceh,   meliputi   kesalahan   struktur  4%,  kesalahan   diksi   8%,  dan  kesalahan penggunaan ejaan sebanyak 8%. Berdasarkan hasil penelitian  ini, kesalahan yang dominan terjadi adalah pada kesalahan diksi dan kesalahan ejaan. Kesalahan yang sering muncul pada aspek diksi  adalah pada pemisahan bagian kalimt majemuk dan pada aspek ejaan adalah pada penggunaan tanda koma setelah induk kalimat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GRAMMAR - LANGUAGES</topic>
 </subject>
 <classification>415</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95986</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-15 09:51:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-07 09:33:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>