HUBUNGAN PENGGUNAAN ANTIPSIKOTIK DENGAN LAMA RAWATAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA ANAK DI RUMAH SAKIT JIWA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN PENGGUNAAN ANTIPSIKOTIK DENGAN LAMA RAWATAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA ANAK DI RUMAH SAKIT JIWA ACEH


Pengarang

Zuhra Zarita Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Tedy Kurniawan Bakri - 198705082015041002 - Dosen Pembimbing I
Lydia Septa Desiyana - 198109252008122002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1708109010015

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Farmasi (S1) / PDDIKTI : 48201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA (S1)., 2021

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Skizofrenia pada anak merupakan gangguan jiwa berat dimana anak-anak menafsirkan realitas secara tidak normal (halusinasi) yang dapat mempengaruhi kualitas hidup anak, karena berhubungan dengan kemampuan termasuk prestasi di sekolah dan juga menimbulkan masalah perilaku dalam kehidupan sosial. Gangguan jiwa ini dapat diterapi dengan menggunakan antipsikotik untuk menurunkan gejala penyakit. Antipsikotik berdasarkan jenisnya terdiri dari antipsikotik tipikal dan antipsikotik atipikal yang digunakan secara tunggal dan kombinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara profil penggunaan antipsikotik yang meliputi pola penggunaan tunggal maupun kombinasi terhadap lama perawatan pasien di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Penelitian ini menggunakan rancangan analitik dengan metode cross-sectional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada 39 sampel penelitian, mayoritas pasien skizofrenia anak yang menggunakan antispikotik secara tunggal (76,9%), dimana jenis antipsikotik dominan yang digunakan adalah antipsikotik atipikal (74,4%) yaitu risperidon (46,2%), clozapin (17,9%), quetiapin (5,1%), olanzapin (2,6%) dan aripriprazol (2,6%). Sebagian besar pasien dirawat dalam jangka waktu 27-40 hari (41%). Penggunaan antipsikotik baik pola tunggal maupun kombinasi menunjukkan tidak adanya hubungan terhadap lama perawatan pasien skizofrenia anak (p > 0,05).

Kata kunci: Skizofrenia anak, Antipsikotik, Lama Perawatan

Schizophrenia in children is a severe mental disorder in which children interpret reality abnormally (hallucination) that can affect quality of life, because it relates to abilities including achievement in school and also causes behavioral problems in social life. It can be treated with antipsychotics to reduce disease symptoms. Antipsychotics are divided into two groups, typical and atypical, which can be used as monotherapy or in combination. The aims of this research to determine the correlation between the profile of antipsychotic use, which include the use of single-agent therapy or combination with the length of stay at Aceh Mental Hospital. This study used an analytical design with a cross-sectional method. The result of this study showed that in 39 samples, the majority of pediatric schizophrenia patients used single antipsychotic (76.9%), dominated by atypical type (74.4%) i.e., risperidone (46.2%), clozapine (17.9%), seroquel (5.1%), olanzapine (2.6%) and aripriprazole (2.6%). Most of the patients were admitted within a period of 27-40 days (41%). The statistical analysis showed that the single or combination use of antipsychotic has no correlation with length of stay for pediatric schizophrenia patients (p > 0.05). Keywords: Pediatric Schizophrenia, Antipsychotics, Length of Stay

Citation



    SERVICES DESK