<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95894">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PROSES PENANGANAN DAN MUTU HASIL TANGKAPAN KAPAL PURSE SEINE (UKURAN 20-30 GT) DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA KUTARAJA, BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M.Khalil Ahlan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Ikan merupakan komoditas yang cepat membusuk, sehingga memerlukan penanganan yang higienis, cepat, tepat serta kehatian-hatian untuk menghasilkan mutu yang segar, layak dikonsumsi serta memiliki nilai jual yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penanganan hasil tangkapan di atas kapal purse seine dan mengkaji mutu hasil tangkapan ikan pada kapal purse seine saat didaratkan di PPS Kutaraja. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2018 hingga Januari 2019 di PPS Kutaraja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengumpulan data yang dilakukan dengan cara purposive sampling. Analisis yang digunakan dalam proses penanganan hasil tangkapan yaitu analisis deskriptif dan menyajikan dalam bentuk bagan alir serta penentuan mutu hasil tangkapan melalui hasil pengamatan langsung dilapangan dengan pengujian organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan proses penanganan hasil tangkapan kapal purse seine 20-30 GT belum sepenuhnya sesuai dengan standar HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) hal ini dilihat dari perlengkapan dari ABK, proses pencucian dan penyortiran, ketidakhati-hatian dalam mengeluarkan hasil tangkapan dari palka, dan terlalu lamanya hasil tangkapan di dermaga diakibatkan terjadinya pelelangan di dermaga. Kisaran mutu hasil tangkapan yang didaratkan di PPS Kutaraja masih layak dikonsumsi hal ini ditunjukan oleh nilai kisaran mutu 6-8 dari 5 sampel kapal yang di uji berdasarkan parameter mata, insang, daging dan perut, serta konsistensi dari dua tahapan uji organoleptik. Masing-masing tahapan memiliki nilai kisaran mutu 7-8 ketika dibongkar dan 6-7 ketika di dermaga. Hidayat (2004), secara organoleptik, ikan segar yang layak dikonsumsi adalah ikan-ikan memiliki skala organoleptik &gt;5. &#13;
&#13;
Kata kunci: Penanganan ikan, organoleptik ikan, PPS Kutaraja &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95894</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-13 11:53:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-13 12:04:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>