Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KONTRIBUSI ACEHNESE CIVIL SOCIETY TASK FORCE (ACSTF) DALAMRNMEWUJUDKAN PERDAMAIAN DAN MENGAWAL UUPA PASCA PERDAMAIAN
Pengarang
LUCNA NAVILDA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Effendi Hasan - 197510012009121005 - Dosen Pembimbing I
Iqbal Ahmady - 199104292019031015 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1610103010045
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FISIPOL., 2021
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Acehnese Civil Society Task Force (ACSTF) adalah lembaga masyarakat sipil
yang lahir berlandaskan kepada konflik yang telah lama berlangsung di Aceh,
atas dasar itulah perlunya dibentuk sebuah wadah yang dapat menampung
aspirasi masyarakat sipil dalam proses perdamaian di Aceh. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui kontribusi ACSTF dalam mewujudkan
perdamaian dan mengawal UUPA pasca perdamaian di Aceh, dan untuk
mengetahui pada pandangan dan tanggapan ACSTF terhadap pelemahan
UUPA. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.
Data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara wawancara mendalam (indepth interview), dan dokumentasi. Penelitian menggunakan teori civil
society. Analisis data dari hasil penelitian ini adalah analisis kualitatif untuk
mendeskripsikan gambaran tentang Kontribusi ACTSF Dalam Mewujudkan
Perdamaian dan Mengawal UUPA Pasca Perdamaian. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ACSTF menjalin kerjasama dengan berbagai pihak baik
itu pihak dalam negeri maupun luar negeri, tujuannya agar guna mewujudkan
keberlangsungan perdamaian di Aceh, dan pandangan ACSTF terhadap
pelemahan pasal-pasal yang tercantum dalam UUPA, meneruskan tujuan awal
berdirinya ACSTF menjaga, mengawal dan mempertahankan proses damai di
Aceh. Lembaga sipil ini juga benar-benar konsisten dalam menjalankan tujuan
berserta visi-misi awal pembentukannya agar tujuan Aceh yang damai. Dari
hasil temuan dapat disimpulkan dengan nhadirnya nACSTF ntentu nberdampak
nbaik, nbagi nberjalannya nperdamaian nantara nGAM ndan nRI. nSehingga nakan
nterbangun nkerjasama nantara nsesama nkomponen nmasyarakat nsipil nserta njuga
ndengan npemerintah ndan nlegislatif nAceh. nACSTF nmerupakan nsalah nsatu
nlembaga nyang nbisa ndikatakan nkontribusi dan perjuangannya dalam mengawal
UUPA sebagai bentuk pengawalan sesuai visi-misi untuk perdamaian Aceh.
ACSTF (Acehnese Civil Society Task Force) is a civil society institution based on the long-standing Aceh conflict. This institution serves as a forum that could accommodate the aspirations of civil society in the peace process in Aceh. This study aimed to examine the contribution made by ACSTF in actualizing peace and monitoring the implementation of Law on the Governing of Aceh (UUPA) after the peace process in Aceh. It also aimed to find out the ACSTF’s views and responses to the weakening of the UUPA. The approach used in this study was a qualitative approach. The data in this study were obtained through in-depth interviews and documentation. This study employed civil society theory. The data were analyzed qualitatively, aiming to describe the contribution of ACSTF in realizing peace and monitoring UUPA after the peace process. The results revealed that ACSTF cooperated with various parties, both domestic and foreign organizations, to make others realize the importance of the continuity of peace in Aceh. It was also found that ACSTF is committed to oversee and maintain the peace-building process in Aceh as its initial objectives. This civil institution is also consistent in carrying out its objectives and initial visions and missions of building peace in Aceh.
AN ANALYSIS OF ACEHNESE IDIOMS IN SAMPOI NIET BASED ON GRAMMATICAL CONSTRUCTIONS (Herlina Miranda, 2021)
ARTIKULASI PERAN GERAKAN MAHASISWA DI ACEH (STUDI KAJIAN TRANSISI DEMOKRASI DAN PERDAMAIAN ACEH RENTANG WAKTU 2004-2015) (Joel Manalu, 2017)
PERAN LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM MEMPROMOSIKAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN DAMAI PADA SISWA (STUDI KASUS DI MAN 1 PIDIE) (MUHAMMAD ZAKYA NAFIS, 2024)
UPAYA GURU DALAM MENERAPKAN NILAI KARAKTER CINTA DAMAI DI SD NEGERI 52 BANDA ACEH (Risqa Asyura, 2024)
PERAN KOMITE PERALIHAN ACEH DALAM MENJAGA PERDAMAIAN DI ACEH (STUDI KASUS GANGGUAN KEAMANAN MENJELANG PEMILUKADA 2012 DI BANDA ACEH) (Arsil, 2014)