<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9581">
 <titleInfo>
  <title>PENYIMPANAN BUAH TIMUYN SURI (CUCURMIS SATIVUS)MENGGUNAKAN KEMASAN PELEPAH PISANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riza Rahmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
Timun suri (Cucurmis sativus)merupakan salah satu buah yang  memiliki kandungan air yang tinggiyaitu antara 70 – 95%. Timun suri termasuk komoditi yang mudah rusak dan cepat busuk. Penanganan pasca panen timun suri diperlukan untuk menghindari kerusakan, salah satunya mengemas buah timun suri segar dengan menggunakan kemasan yang tepat misalnya pelepah pisang. Penyimpanan buah timun suri pada suhu rendah dapat memperpanjang umur simpan. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh variasi kemasan pelepah pisang dan variasi suhu penyimpanan terhadap umur simpan buah timun suri.&#13;
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial,  dengan 2 faktor yaitu kemasan terdiri dari 3 taraf yaitu tanpa kemasan, 1 pelepah  pisang dan 2 pelepah pisang. Variasi suhu 3 taraf yaitu 10 ?, 14 ?  dan 27 ?. Analisis mutu timun suri  selama penyimpanan dilakukan terhadap susut bobot, kekerasan, kadar abu,  vitamin C dan  uji organoleptik yang meliputi  aroma dan warna.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kemasan dan suhu penyimpanan buah timun suri, pada suhu 14 ?dengan menggunakan 2 pelepah pisang sebagai perlakuan yang terbaik, karena selama penyimpanan perlakuan tersebut dapat menghambat kehilangan berat dan dapat memperpanjang umur simpan buah tersebut selama 12 hari, dengan nilai susut bobot 7,7 %, kekerasan 2,21 kg/cm^2, kadar vitamin C 1,41 gram/50gram bahan, kadar abu 0,0067 % dan organoleptik (warna 2,24 dan aroma 2,12). Parameter yang paling cepat ditolak oleh panelis adalah aroma pada hari ke-6 penyimpanan pada suhu 27 ? tanpa menggunakan kemasan pelepah pisang dan perlakuan yang paling baik suhu 14oC menggunakan 2 kemasan pelepah pisang. Hasil analisis sidik ragam terhadap susut bobot, kekerasan, vitamin C, kadar abu dan organoleptik (aroma dan warna) buah timun suri selama disimpan menunjukkan bahwa perlakuan kemasan, dan suhuberpengaruh nyata karena (P&gt;0,05).&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL PRODUCTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CUCUMBERS-GARDEN CROP</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>9581</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-10-13 09:47:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-04-07 15:07:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>