<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95758">
 <titleInfo>
  <title>PROFIL PASIEN LUKA BAKAR DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ZAINOEL ABIDIN TAHUN 2019-2020</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DINDA PEBRIANTI NUR AZIZAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Luka bakar merupakan kasus kegawatdaruratan yang menjadi masalah kesehatan dunia dengan risiko morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Prevalensi luka bakar di dunia cukup tinggi dan bervariasi.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain retrospektif menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien luka bakar di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dalam rentang waktu Januari 2019 -Desember 2020. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Rekam Medis RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dari bulan April hingga November 2021. Terdapat 50 rekam medis yang menjadi sampel pada penelitian ini. Didapatkan hasil luka bakar lebih banyak terjadi pada laki-laki dengan perbandingan sebesar 2,3:1. Kelompok usia terbanyak yaitu kelompok usia 30-39 tahun dengan persentase 30%. Kota Banda Aceh merupakan kota dengan kasus luka bakar terbanyak di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dengan persentase sebesar 22%. Penyebab luka bakar terbanyak adalah api sebesar 42%, diikuti cairan panas sebesar 32%, listrik 24%, kontak benda panas 1%, dan bahan kimia 0%. Derajat keparahan luka bakar paling banyak ditemui yaitu derajat II sebesar 76%. Waktu kedatangan pasien terbanyak adalah lebih dari 24 jam setelah cedera. Rerata lama perawatan pada penelitian ini adalah 22 hari. Jumlah kematian akibat luka bakar sebanyak 6 dari 50 orang atau sebesar 12%.&#13;
Kata kunci : Luka Bakar, Epidemiologi, Trauma Panas, Trauma Api&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BURNS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>617.11</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95758</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-07 19:32:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-17 09:09:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>