<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95677">
 <titleInfo>
  <title>PERAN  MASYARAKAT DESA AMPA  KOLAK  DALAM MELESTARIKAN TARI  BINES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zakiyah Nuri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata Kunci:  Peran, Tari Bines&#13;
&#13;
Penelitian yang berjudul &quot;Peran Masyarakat Desa Ampa Kolak Dalam Melestarikan  Tari Bines&quot; mengangkat masalah terhadap budaya yang kurang diperhatikan oleh masyarakat Desa Ampa  Kolak dalam pelestarian tari  bines  yang  kini  telah  berada diambang kepunahan.  Tujuan  penelitian ini  adalah untuk mengetahui  peran masyarakat Desa Ampa Kolak  serta hambatan yang dihadapi  dalam upaya  melestarikan    tari  bines. Sumber data dalam penelitian ini adalah tokoh-tokoh masyarakat/adat Desa Ampa Kolak yang berjumlah  14  orang,  serta  foto-foto dokumentasi  pertunjukan tari  bines yang pernah diadakan di  desa setempat.  Metode yang digunakan  dalam penelitian ini  yaitu metode deskriptif analisis serta pengolahan data dengan menggunakan teknik kualitatif, yaitu dengan menyajikan data  dalam bentuk uraian.  Hasil  penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa upaya yang diperankan  oleh para tokoh masyarakat Desa Ampa Kolak  dalam melestarikan  tari  bines,  yaitu  upaya  mendirikan sanggar  seni, sosialisasi  demi  meningkatkan apresiasi  masyarakat  Desa Ampa Kolak akan kelestarian tari bines, berkoordinasi dengan dinas pendidikan agar tari bines dimasukkan kedalam kurikulum sekolah sebagai  mata pelajaran muatan lokal, dan lain-lain. Namun belum satupun upaya tersebut menampakkan hasil  berarti  karena disebabkan oleh beberapa hambatan  pula, seperti  masalah  pendanaan, kurangnya apresiasi  masyarakat,  lemahnya ekonomi  masyarakat, dan lain sebagainya. Tari bines merupakan suatu tarian tradisional yang tumbuh dan berkembang di  dataran  tinggi  Gayo Lues yang kini  sudah tidak ditemukan lagi di Desa Ampa Kolak Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues yang merupakan suatu desa asal mula tari bines.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95677</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-03 11:29:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-03 11:29:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>