<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95641">
 <titleInfo>
  <title>TARI  PEUDEUNG  PADA ADAT TURUN MANDI ANAK (SUATU  PENELITIAN PADA  SANGGAR LEMPIA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Eni Fitri Meiralisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata kunci:  Tari  Pedeung, Adat.&#13;
&#13;
Penelitian yang berjudul &quot;Tari  Peudeung pada Adat Turun Mandi Anak  (pada Sanggar   Lempia)&quot;   ini    mengangkat  masalah    bagaimana   bentuk    penyajian   tari Peudeung  pada adat  turun  mandi  anak pada Sanggar Lempia, dan bagaimana makna yang terdapat dalam gerak   tari  Peudeung  pada adat turun mandi  anak pada Sanggar Lempia. Penelitian ini  bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis bentuk penyajian tari   Peudeung    pada   Adat   Turun  Mandi    Anak    pada   Sanggar   Lempia,  dan mendeskripsikan  makna yang terdapat dalam gerak  Tari Peudeung  pada Adat Turun Mandi   Anak  pada  Sanggar  Lempia.   Metode  yang  digunakan  metode  deskriptif dengan   pendekatan    kualitatif.    Pengumpulan   data   dilakukan   dengan    teknik wawancara,  observasi,  dan  dokumentasi.   Pengolahan  data   menggunakan  display data,  reduksi  data,  dan  verifikasi  data. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa Adat Turun  Mandi  Anak   di  masyarakat  Aceh  dimulai   dengan  peusijuek,   cukoo  ok, peucicap,  memperlihatkan hati  ayam,  geurasi  nan,  yang  diakhiri  dengan  membaca do'a oleh teungku, lalu membelah kelapa, dan membuang kelapa tersebut sebelah ke atas rumah dan sebelah lagi diletakkan di depan rumah kemudian baru melaksanakan tari Peudeung  dan  membawa  bayi  keluar rumah dan  membawa pulang  ke rumah dengan mengucapkan  salam.  Terdapat  8  ragam gerak dalam tari   Peudeung.   Tari Peudeung  ditarikan oleh  2  orang  penari laki-laki  dengan berbusana baju  panjang lengan berwarna hitam dengan motif pintu Aceh pada bagian lingkaran lengan dan di depan dada, celana panjang  hitam dengan motif pucuk rebung pada lingkaran kaki, songket,  dan tengkulok.   Makna  yang   terdapat dalam tari Peudeung pada  adat  turun mandi anak pada Sanggar Lempia tersebut merupakan suatu pembelajaran bagi anak bahwasannya kehidupan di masa akan datang sulit dan bisa menjaga diri sendiri.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95641</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-01 12:12:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-01 12:12:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>