BUSANA MUSLIMAH YANG FEMINIM UNTUK REMAJA PUTRI MENURUT SYARIA'T ISLAM DINADRN (STUDI KASUS PADA MAHASISWI FAKULTAS EKONOMI UNSYIAH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

BUSANA MUSLIMAH YANG FEMINIM UNTUK REMAJA PUTRI MENURUT SYARIA'T ISLAM DINADRN (STUDI KASUS PADA MAHASISWI FAKULTAS EKONOMI UNSYIAH)


Pengarang

Isna Fathia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0360104010019

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan-Universitas Syiah Kuala., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci : busana muslimah, feminim, remaja putri

Setelah di berlakukan syariat Islam di NAD, wajib bagi umat Islam baik muslimin maupun muslimah menggunakan busana yang menutup aurat Pemakaian busana muslimah saat ini sudah menjadi sebagai busana sehari-hari maupun kesempatan khusus. Suasana muslimah bukan hanya sebagai penutup tubuh atau alat untuk memperindah penampilan saja, tetapi juga merupakan salah satu ibadah kepada Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan busana muslimah di kalangan mahasiswi FE Unsyiah yang sesuai dengan tuntutan syariat Islam dan feminim yang mencerminkan sebagai seorang wanita muslimah, faktor-faktor yang mendorong tuntutan syariat Islam dan feminism. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswi Fakultas Ekonomi jurusan Akutansi, Manajemen, Pembangunan, Pemasaran dan Perpajakan yaitu angkatan 2005 dan 2006 yang berjumlah 10 orang. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara.
Setelah data dikumpulkan melalui wawancara kemudian diklasifikasikan, dianalisis lalu diambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi Fakultas Ekonomi hanya sebagian kecil mengenakan busana muslimah yang sesuia dengan tuntutan syariat islam dan feminim. Ada sebagian besar mahasiswi yang belum menggunakan busana muslimah dikarenakan kurangnya ilmu pengetahuan dan menurut mereka berbusana muslimah terlihat lebih dewasa dan formal serta tidak bisa mengekspresikan diri. Model busana muslimah yang disenangi mahasiswi adalah padu padan blus dengan rok dan blus dengan celana. Sedangkan faktor yang mendorong dalam berbusana muslimah yang sesui dengan tuntutan syariat [slam umumnya dipengaruhi oleb keluarga. Berbusana muslimah yang feminim umumnya sangat disukai responden karena selain dapat mengikuti mode juga dapat tampil feminim tanpa terkesan kelaki-lakian. Dalam mengikuti perkembangan mode hendaknya dapat disesuiakan dengan adat istiadat, lingkungan tempat tinggal, kepriabdian dan norma-norma agama sehingga kelihatan pantas dan dapat diterima masyarakat.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK