<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95583">
 <titleInfo>
  <title>KEKHASAN RAGAM TUTUR  DIALEK BAHASA ACEH DIALEG ACEH SELATAN PADA MASYARAKAT MEUKEK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wahyu Diana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berjudul &quot;Kekhasan  Ragam Tutur Bahasa Aceh Dialek Aceh Selatan pada Masyarakat Meukek&quot;. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kekhasan ragam tutur  bahasa Aceh dialek  Aceh  Selatan pada masyarakat Meukek dalam  interaksi  sehari-hari.  Tujuan  penelitian   ini  adalah mendeskripsikan kekhasan ragam tutur bahasa Aceh dialek Aceh Selatan  pada masyarakat Meukek dalam interaksi sehari-hari. Sumber data penelitian ini adalah masyarakat Meukek yang bertempat tinggal di Blang-Bladeh, Lhok Aman, dan Kutabuloh.  Data lisan diperoleh dari  informan  yang berumur  20-65 tahun dan penutur asli  bahasa Aceh dialek Aceh Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian  ini  adalah  metode  deskriptif  kualitatif.  Pengumpulan data  dalam penelitian ini dilakukan dengan pengamatan dan teknik simak.Teknik pengolahan data dalam penelitian  ini  dilakukan dengan, (I)  mentranskripsikan  data yang sudah direkam dengan alat perekam (tape recorder), (2) melakukan pengecekan keabsahan data  dari  narasumber,  (3)  menyimpulkan dan  rekomendasi  hasil temuan, dan (4) mendata semua  data  dan melakukan analisis ulang. Dari hasil penelitian diperoleh tiga kekhasan bahasa Aceh dialek Aceh Selatan, (1) terdapat kata le yang bermakna dulu dan saja, (2) terdapat kata le yang bermakna lagi, dan (3) kata dek yang bermakna oleh dan karena. Hasil penelitian ini juga menyatakan bahwa bahasa Aceh dialek Aceh Selatan juga terdapat integrasi, baik integrasi dari bahasa Indonesia maupun dari bahasa Jamee.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIALECTS</topic>
 </subject>
 <classification>417.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95583</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-26 10:49:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-26 11:56:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>