Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
AKTUALISASI HAKIKAT NILAI-NILAI BUDAYA GAYO DALAM KEHIDUPAN MASYARAKATRNDI K£CAMATAN BANDAR KABUPA TEN BENER MERIAH 1945-2009
Pengarang
Adiya Jalta - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0506101050005
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan-Universitas Syiah Kuala., 2010
Bahasa
Indonesia
No Classification
306.959 811
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Dari ratusan suku bangsa Indonesia di Nusantara ini, suku Gayo memiliki budaya., adat istiadat yang kita temukan sejumlah perbedaan dengan suku-suku lain. Dalam adat istiadat Gayo terdapat hakikat nilai-nilai budaya Gayo yaitu Mukemel (harga diri), Tertib (tetib), Semayang Gemasih (kasih sayang), Mutentu (kerja keras), Amanah (amanah), Genap Mupakat (musyawarah), Alang Tulung (Tolong menolong), Bersikekemelen (komfetitit). Nilai-nilai budaya Gayo inilah yang dijadikan pedoman hidup masyarakat yang di pegang teguh sehingga kehidupan menjadi sangat damai, tenteram, dan sejahtera .
Untuk memperoleh data yang bersifat teoritis dalam penulisan skripsi ini dilakukan penelitian kepustakaan dengan mempelajari literatur-literatur dan ketentuan-ketentuan adat yang berkenaan dengan permasalahan dalam skripsi ini. Sedangkan penelitian lapangan dilakukan guna memperoleh data primer melalui observasi, wawancara, angket dengan responden dan informan.
Hasil penelitian menunjukkan tentang hakikat nilai-nilai budaya Gayo ini
telah membuktikan bahwa tingkat pendidikan sangat menentukan tingkat pemahaman masyarakat ten tang hakikat nilai-nilai budaya Gayo mulai dari konsepsi sarnpai kepada tatanan aplikatifnya, Kendatipun terdapat masyarakat yang berlatar belakang pendidikan reudah memaaami hakikat nilai-nilai budaya Gayo, hal itu terjadi karena adanya keterlibatan mereka secara langsung dengan masyarakat yang masih memegang teguh adat istiadatnya.
Aktualisasi hakikat nilai-nilai budaya Gayo dari tiga Desa yang dijadikan sebagai lokasi penelitian yaitu Desa Hakim Wih Dang, Desa Batin dan Desa Bener Kelipah membuktikan bahwa hakikat nilai-nilai budaya Gayo masili diterapkan eli tengah-tengah masyarakat. Hanya saja, secara teoritis pengetahuan masyarakat sangat begitu reodah akibat tingkat pendidikanya begitu rendah ditambah lagi dengan kurangnya penyuJuhan adat istiadat dari pihak yang berkompeten.
Tidak Tersedia Deskripsi
ASIMILASI DAN PERGESERAN NILAI-NILAI SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT GAYO DI KECAMATAN PINTU RIME GAYO KABUPATEN BENER MERIAH (RAMADHAN, 2016)
PEWARISAN NILAI-NILAI BUDAYA TRADISIONAL GAYO TERHADAP GENERASI MUDA DI KECAMATAN WIH PESAM KABUPATEN BENER MERIAH 2000-2009 (Rahmani, 2020)
ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL PEMBIBITAN KOPI ARABIKA DI KEBUN PERCOBAAN GAYO DI DESA PONDOK GAJAH KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH (KHUMAIDI AFRIANSYAH, 2020)
BAHASA TABU DALAM MASYARAKAT GAYO DI KABUPATEN BENER MERIAH (Silfita Yani, 2019)
PENGARUH KOSA KATA GAYO TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PADA SISWA SDN 2 LAMPAHAN BENER MERIAH (Evi Dahanum, 2015)