<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95567">
 <titleInfo>
  <title>INVESTIGASI PENGARUH MISMATCH KARAKTERISTIK ARUS DAN TEGANGAN TERHADAP DAYA OUTPUT PANEL SURYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurlaila Amna, St</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Elektro</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Instalasi Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada kondisi ideal masih menggunakan jenis modul surya dengan karakteristik arus dan tegangan (I-V) yang sama. Namun kondisi ideal ini bisa berubah apabila modul yang digunakan tidak tersedia lagi di pasaran. Saat terjadi kerusakan atau gangguan dalam operasi sistem seperti retakan pada lempengan modulnya diperlukan waktu yang lama untuk menggantikannya. Kondisi ini dapat menghambat penyaluran daya listrik ke beban yang dilayaninya, untuk itu agar sistem panel surya tetap dapat beroperasi dengan maksimum diperlukan suatu alternatif dengan menemukan modul pengganti sejenis sehingga dapat membantu mempertahankan kelangsungan kesedian energi sistem panel surya.  Studi ini bertujuan untuk menyelidiki sejauh mana pengaruh mismatch karakteristik I-V dalam suatu instalasi panel surya terhadap daya output serta merekonfigurasi modul surya untuk meningkatkan daya maksimum. Metode yang digunakan yaitu membuat kondisi mismatch karakteristik I-V sistem panel surya pada konfigurasi Seri, Seri Paralel dan Honey Combination. Simulasi dilakukan dengan menggantikan modul surya utama dengan modul surya pengganti dari 5% sampai 100%. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada kondisi mismatch I-V daya keluaran yang dihasilkan 2,32% tidak terlalu berpengaruh terhadap sistem panel surya (</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOLAR ENERGY - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTRICITY - SOLAR GENERATION</topic>
 </subject>
 <classification>621.312 44</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95567</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-25 15:36:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-26 10:03:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>