ANALISIS STABILITAS KURS RUPIAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP NILAI EKPOR NON MIGAS INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS STABILITAS KURS RUPIAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP NILAI EKPOR NON MIGAS INDONESIA


Pengarang

Helnas - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0111110038

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2007

Bahasa

Indonesia

No Classification

382.6

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Adapun yang menjudi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui stabilitas kurs rupiah dan untuk mengetahui pengaruh kurs rupiah terhadap nilai ekspor non rnigas di Indonesia Pasca Krisis 1997. Di mana aspek yang di analisis menncakup nilai kurs dan nilai ekspor non migas, dari tahun 1997-2005.
Dari hasil perhitungan diperoleh persamaan yaitu : EK = 30.285.123.29 I I. 730.65 Kr. Konstanta sebesar 30.285.123.29 aninya tanpa adanya variabel kurs maka besarnya nilai ekspor non migas di Indonesia mencapai Rp. 30.285.123.29 ribu US)).Apabila variabel kurs mengalami perubahan sebesar satu rupiah maka akan berpengaruh
terhadap naiknya nilai ekspor non migas sebesar 1.730,65 ribu USD dengan asuransi variabel lain yang mempengaruhi nilai ekspor non migas dianggap tetap.
Hasil penelitian diperoleh bahwa pengujian yang dialakukan secara partial (uji t-hitung) maka dapat disimpulkan secara partial variabel kurs berpengaruh signifikan terhadap nilai ekspor non migas di Indonesia. Sementara pengujian yang dilakukan secara universal (uji F-hitung) dalam penelitian ini dapat disimpulkan secara universal variabel kurs berpengaruh signifikan terhadap nilai ekspor non migas di Indonesia maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diuji dalam penelitian ini menerima Ha dan menolak Ho.
Perlu adanya upaya untuk meningkatkan ekspor baik migas maupun non migas. Biar bagaimanapun devisa dari sektor ekspor sangat dibutuhkan untuk menambah pasokan devisa pada sisi supply, yang dapat digunakan untuk menahan laju gejolak rupiah. Upaya mendorong peningkatan ekspor dapat dilakukan dengan pelonggaran likuiditas, penurunan secara benahap tarif bea masuk untuk impor content. pelonggaran atau penghapusan tala niaga berbagai komoditas, pengurangan hambatan-hambatan ekspor dan peningkatan ekspor yang ber-local content untuk menekan impor.





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK