Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FUNGSI DAN MAKNA SENI PEPONGOTEN PADA ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT GAYORNSUATU PENELITIAN DI KECAMATAN LUT TAWAR KABUPATEN ACEH TENGAH
Pengarang
Ira Gusriani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0161230007
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2006
Bahasa
Indonesia
No Classification
392.598 11
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Seni pepongoten adalah salah satu kesenian dari daerah Gayo. Seni pepongoten ini adalah seni tradisi yang lahir dari kebudayaan masyarakat Gayo, seni pepongoten memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Gayo. Seni pepongoten diadakan pada acara adat perkawinan Gayo yaitu pada acara berguru dan munenes. Pada acara ini adalah acara khusus dalam suasana yang cukup khidmat, situasi yang sangat berbeda dengan acara lainnya, Situasi yang sangat mengharukan bagi siapa yang datang pada cara tersebut. Hal ini yang merupakan khas dari seni pepongoten. Pada acara berguru calon mempelai dihadapkan pada pengetua adat, serta disaksikan oleh semua orang tua si calon mempelai, yang dimaksud orang tua terutama ayah dan ibu, imam banan dan imam rawan, saudara saudara dari pihak ayah dan pihak ibu, serta tetangga. Pada acara munenes, seni pepongoten hanya dikhusus untuk inen mayak, karena setelah menikah inen mayak akan meninggalkan rumahnya untuk pergi menuju ke rumah suaminya. Seni pepongoten memiliki fungsi dan makna dalam kehidupan masyarakat Gayo. Sehingga dalam skripsi ini berjudul " Fungsi dan Makna Seni Pepongoten Pada Adat Perkawinan Gayo. Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran tentang fungsi seni pepongoten dan Maknanya dalam adat perkawinan pada masyarakat Gayo khususnya kabupaten Aceh Tengah. Penelitian diperoleh melalui hasil wawancara, observasi dan dokumentasi baik dari foto maupun dari buku buku, yang kemudian data tersebut dikumpulkan dan diolah dengan mempergunakan metode diskriptif kualitatif, penggunaan metode ini bertujuaan untuk mendeskrifsikan seni pepongoten tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni pepongoten ini memiliki fungsi individual, fungsi sosial dan fungsi fisik. Makna yang ada pada seni pepongoten disampaikan melalui sebuku yang di bawakan.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM MELENGKANPADA ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT GAYO ACEH TENGAH (Anggun Hayati Rahman , 2016)
ANALISIS AMANAT DALAM PEPONGOTEN PADA PESTA PERKAWINAN DI KECAMATAN BINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH (Khairum Nisa, 2024)
TRADISI UPACARA PERKAWINAN ADAT JAWA DI KOTA LANGSA (KIKI SYAFRIDAYANTI, 2021)
NILAI ESTETIS PEPONGOTEN PADA PERNIKAHAN MASYARAKAT GAYO DI KECAMATAN PEGASING KABUPATEN ACEH TENGAH (Mahdalena Anara, 2024)
FUNGSI DAN BENTUK PENYAJIAN ALAT MUSIK CANANG DALAM PROSESI ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT GAYO DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Nurul Fitriah, 2018)