Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
SINTE DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT GAYO DI DESA BENER KELIPAH KABUPATEN BENER MERIAH 1999-2009
Pengarang
Saharani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0606101020038
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Upacara daur hidup (Life Cycle) merupakan kegiatan Sudere (keluarga) dalam bentuk Pakat Sudere (Musyawarah Keluarga) dengan tujuan agar dapat clicapai suatu kesepakatan dalam melaksanakan kegiatan bersama. mengenai bentuk kegiatan upacara daur hidup tersebut terwujud dalarn upacara Turun Mani (cukur rambut), Bereles atau
Mejelisen (Sunat Rasul), I Serahen Ku Guru (Pendidikan Agama), Mungerje (perkawinan), dan upacara kematian. Dalam masyarakat Gayo disebut dengan Sinte
yaitu kewajiban orang tua yang harus dilunasi. ingin mengetahui lebih jauh tentang kewajiban orang tua dalam masyarakat Gayo, hal inilah yang memotivasi penulis untuk mengambil judul Sinte Dalam Kehidupan Masyarakat Gayo di Desa Bener Kelipah Kabupaten Bener Meriah 1999-2009.
Adapun tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui latar belakang adat Sinte dalam kehidupan masyarakat Gayo, proses pelaksan aan Muluahi Sinte dan perubahan pelaksanaan Sinte dalam kehidupan masyarakat Gayo di Desa Bener Kelipah Kabupaten Bener Meriah.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dan pengumpulan data melalui instrumen wawancara langsung dengan tokoh-tokoh adat yang ada di Desa Bener Kelipah Kabupaten Bener Meriah dan mengobservasi langsung terhadap objek penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian, maka didapat hasil bahwa yang melatar belakangi Sinte dalam masyarakat Gayo adalah syari'at dan adat yang berlaku di Desa Bener kelipah, Sinte dilaksanakan di mulai dari Sinte Turun Mani, Sinte Muje/isen, Sinte I Serahen Ku Guru, Sinte Mungerje dan Sinte Mate. Dalam pelaksanaan Sinte sudah mengalami perubahan, baik itu perubahan yang memudahkan dalam proses pelaksanaan Sinte maupun perubahan yang dapat menghilangkan adat istiadat masyarakat setempat.
Tidak Tersedia Deskripsi
BAHASA TABU DALAM MASYARAKAT GAYO DI KABUPATEN BENER MERIAH (Silfita Yani, 2019)
PERENCANAAN ANGGARAN BIAYA REHABILITASI RUMAH DI KECAMATAN GAJAH PUTIH DAN BENER KELIPAH KABUPATEN BENER MERIAH (Muhammad Iqbal, 2014)
ASIMILASI DAN PERGESERAN NILAI-NILAI SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT GAYO DI KECAMATAN PINTU RIME GAYO KABUPATEN BENER MERIAH (RAMADHAN, 2016)
PERKEMBANGAN TRADISI BERSEBUKU DALAM PERKAWINANRNMASYARAKAT GAYO DI DESA DARUL AMAN KECAMATAN PERMATARNKABUPATEN BENER MERIAH, 1979-2014 (WAHUSNA ARUNI, 2015)
EKSISTENSI TARI KUDA LUMPING PADA MASYARAKAT DIRNKABUPATEN BENER MERIAH (Afriana Arif, 2022)