<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95480">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR	YANG  MEMPENGARUHI     IMPOR    BARANG   KONSUMSI  DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adi Putra Siregar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   ini bertujuan  untuk  mengetahui   pengaruh   PDB,  cadangan  devisa,  kurs dan inflasi  terhadap   impor  barang  konsumsi   di  Indonesia.   Penelitian   ini menggunakan data sekunder   yang  bersumber  dari Bank  Indonesia,  BPS dan instansi  terkait  lainnya.&#13;
            Ruang  lingkup   penelitian difokuskan   pada   variabel  yang   mempengaruhi   impor barang  konsumsi   di  Indonesia   yaitu   PDB, kurs,  inflasi  dan  cadangan   devisa.   Jangka waktu  yang  digunakan  selama  20 tahun  mulai   tahun  1990 sampai   dengan   tabun 2009. Model   analisis  yang  digunakan  adalah regresi  linear berganda  (Gujarati,   1997:99).&#13;
            Hasil   penelitian    ini  menunjukkan    bahwa   PDB,   cadangan    devisa   dan inflasi  berpengaruh   positif  dan  signifikan   terhadap   nilai  impor  barang  konsumsi   di Indonesia sedangkan   kurs  Rupiah  terhadap   US$  berpengaruh   negatif  terhadap   nilai  impor  barang konsumsi  di Indonesia.  Nilai koefisien  derterminasi   (Adj.R2)  adaJah sebesar  84,63 persen  artinya   nilai   impor   barang   konsumsi    di   Indonesia    84,63   persen   dipengaruhi    oleh cadangan  devisa,  kurs Rupiah  terhadap  US$,  dan  inflasi  sedangkan   sisanya  15,37 persen dipengaruhi   oleh  faktor-faktor  lain di luar penelitian   ini.&#13;
            Pemerintah  Indonesia  harus lebih memperhatikan   volume  barang  konsumsi  yang  setiap  tahunnya  terus  meningkat.   Hal  ini  merupakan   indikator   bahwa  Indonesia  masih memiliki   ketergantungan    yang   tinggi   terhadap   barang-barang    konsumsi    luar  negeri. Seharusnya   hal  tersebut   dapat   ditekan   dengan   meningkatkan    kualitas   serta  kuantitas produk   dalam negeri  agar  ketergantungan    terhadap   barang   impor  dapat  diminimalisir dan  juga   dengan   kebijakan    impor   yang   dilaksanakan   oleh   pemerintah,    agar dapat melindungi  produk  dalam negeri.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONSUMPTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>IMPORT TRADE</topic>
 </subject>
 <classification>382.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95480</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-23 14:54:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-09 15:31:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>