<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95462">
 <titleInfo>
  <title>GENERIC STRUCTURE OF UNDERGRADUATE THESIS DISCUSSION SECTION ACROSS UNIVERSITIES IN ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Haris Mustaqim</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Magister Pendidikan Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penulisan bagian pembahasan di skripsi sarjana merupakan kendala besar bagi mahasiswa, tetapi merupakan subjek yang masih diteliti. Mengikuti model yang diusulkan oleh Yang &amp; Allison (2003) dan kriteria untuk pembenaran dan pengklasifikasian frekuensi setiap gerakan didefinisikan menurut model Kanoksilapatham (2005), tesis ini mencoba untuk menyelidiki struktur umum bagian diskusi dalam 21 skripsi Sarjana Bahasa Inggris ditulis oleh mahasiswa S1 Aceh di seluruh Perguruan Tinggi di Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagian pembahasan skripsi lintas perguruan tinggi di Aceh tidak sepenuhnya menggunakan Yang &amp; Allison's (2003) model. jumlah gerakan bagian pembahasan tesis di universitas yang berbeda tidak berkisar secara signifikan; jumlah gerakan dalam setiap skripsi sangat bervariasi, mulai dari 1 sampai 26. Jumlah gerakan di bagian diskusi skripsi tampaknya sebanding dengan kompleksitas penelitian yang dilaporkan dalam tesis atau jumlah pertanyaan penelitian yang diajukan. Akibatnya, tidak adanya struktur gerakan yang baku pada bagian pembahasan skripsi di Aceh. Dari segi kesamaan gerakan dan langkah, ciri yang paling menonjol dari bagian tersebut adalah terjadinya Gerakan 2 (hasil pelaporan) yang terjadi pada semua teks yang menjadikannya gerakan wajib. Temuan ini dapat membantu guru EFL yang ingin memberikan dan melatih siswanya dalam menulis bagian pembahasan, meningkatkan kemanjuran siswa EFL dalam menulis bagian pembahasan yang terstruktur, dan meningkatkan pengetahuan dan kepekaan peneliti saat menulis pembahasan di skripsi mereka.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WRITING SYSTEM (LINGUISTICS)</topic>
 </subject>
 <classification>411</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95462</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-23 11:13:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-23 11:48:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>