Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERANAN DINAS PASAR DALAM MENERTIBKAN PEDAGANG KAKI LIMA DI PASAR ACEH ( SUATU PENELITIAN PADA DINAS PASAR KOTA BANDA ACEH)
Pengarang
Ade chandra - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0061112158
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2005
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Judul penehtan mni adalah Peranan Dinas Pasar Dalam Menertibkaa Pedagang Kaki lima di Pasar Aceh. Sesuai dengan Pasal 4 Peraturan Daerah Kota Banda Aceh No 07/ 2001 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pasar Kota Banda Aceh sebagar berikut bahwa Dinas Pasar mempunyai tugas melaksanakan kewenangan otonom Daerah di bidang pengelolaan pasar. Untuk melaksanakan wewenang tersebut dikeluarkan Qanun Kota Banda Aceh No. 13/
2004 tentang Pengelolaan Pasar sebaga dasar hukum bag Dinas Pasar dalam menertibkan para pedagang di pasar termasuk pedagang kaki Ima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan tentang peranan Dinas Pasar dalam
menertibkan pedagang kaki Iima di Pasar Aceh. Secara khusus adalah ingin mengetahui dan menjelaskan tentang upaya yang dilaksanakan oleh Dinas Pasar
dalam menertibkan pedagang kaki lima, untuk mengetahui faktor penghambat dan usaha yang dilakukan Dinas Pasar dalam menanggulangi hambatar.-hambatan.
Adapun metode yang digunakan dalam mengumpulkan data dalam penelitian ini
adalah dengan cara penelitian kepustakaan dan ;,enelitian lapangan. Sedangkan untuk mengolah data dilakukan dengan metode deskriptif yaitu dengan menggunakan statistik sederhana atau rumus persentase, dan sampel dalam penelitian ini berjumlah
15 orang. Dari hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa upaya yang
dilakukan Dinas Pasar Kota Banda Aceh dalam menertibkan pedagang kaki lima di
Pasar Aceh adalah mengeluarkan peraturan pemerintah tetang ketertiban pasar, menegur baik secara lisan maupun tulisan, memanggil para pedagang untuk diberikan arahan serta memindahkan pedagang ke lokasi lain yang lebih strategis dengan cara bekerja sama dengan instansi terkait, melakukan operasi dengan tim terpadu dan juga menyediakan tong sampah di lokasi pasar. Faktor penghambat yang dialami oleh petugas Dinas Pasar Kota Banda Aceh dalam rangka menertibkan pedagang kaki lima di Pasar Aceh adalah pedagang kaki lima susah di atur, sebagian kecil tidak mau membayar pajak atau retribusi, berjualan di sembarang tempat, kurangnya kesadaran pedagang dan membuang sampah sembarangan. Sedangkan upaya yang dilakukan Dinas Pasar Kota Banda Aceh dalam mengatasi hambatan itu adalah dengan cara meningkatkan pengawasan, memanggil para pedagang untuk diberi arahan dan penyuluhan serta mengadakan pendekatan secara preventiv dan kuratif terhadap pedagang kaki lima
Tidak Tersedia Deskripsi
PEDAGANG KAKI LIMA DI PASAR PEUNAYONG KOTA BANDA ACEH (SUATU TINJAUAN HISTORIS TAHUN 2003 - 2015) (Rizki Noviyuanda, 2018)
PERANAN PEDAGANG KAKI LIMA TERHADAP KONTRIBUSI SEMBAKO PASCA GEMPA DAN TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH (Muhammad Syah Putra, 2021)
ANALISIS EKSISTENSI PASAR TRADISIONAL DI KOTA BANDA ACEH (HERI SETIADI, 2022)
KEPUASAN PEDAGANG KAKI LIMA TERHADAP PELAYANAN SATKER PENGELOLA PASAR KOTA BANDA ACEH (Muhammad, 2025)
PENGARUH PENDAPATAN TERHADAP KONSUMSI PEDAGANG KAKI LIMA PASCA TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS PEDAGANG BAJU DI PASAR ACEH KOTA BANDA ACEH) (Jhony Syafwandhinata, 2021)