<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9544">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Herizal </namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Kemampuan, Problem Solving, Masalah Aljabar&#13;
&#13;
	Pemecahan masalah (Problem Solving) merupakan bagian dari kurikulum matematika yang sangat penting karena dalam proses pembelajaran dan penyelesaiannya, siswa dimungkinkan memperoleh pengalaman menggunakan pengetahuan. Pengetahuan yang telah dimiliki dapat diterapkan pada pemecahan masalah yang bersifat tidak rutin. Melalui kegiatan ini aspek-aspek matematika penting seperti penerapan aturan pada masalah tidak rutin, penemuan pola, penggeneralisasian, komunikasi matematika, dan lain-lain dapat dikembangkan secara lebih baik. Dengan demikian, kemampuan Problem Solving menjadi hal penting yang harus dimiliki oleh peserta didik untuk berbagai jenjang pendidikan. Hal inilah yang mendorong peneliti untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisis Kemampuan Problem Solving Siswa Kelas XI SMA Negeri Modal Bangsa Tahun Ajaran 2013/2014 dalam Menyelesaikan Masalah Aljabar”. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kemampuan problem solving siswa serta faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan problem solving tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah campuran antara kuantitatif dan kualitatif serta jenis penelitiannya adalah deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah 27 siswa kelas XI SMA Negeri Modal Bangsa dan pengumpulan data dilakukan melalui tes serta wawancara. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik chi kuadrat. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa kelas XI SMA Negeri Modal Bangsa Tahun Ajaran 2013/2014 memiliki kemampuan problem solving yang baik dalam menyelesaikan masalah aljabar. Namun, jika melihat keempat langkah problem solving yang dikemukakan oleh Polya, siswa masih kurang dalam hal merencanakan penyelesaian dan melakukan pengecekan kembali. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemampuan problem solving siswa yaitu: faktor kognitif (kemampuan membaca, kemampuan analisis dan logika serta skill menghitung dengan tepat), faktor pengalaman (latar belakang pengetahuan matematika sebelumnya dan familiar dengan masalah non rutin serta strategi-strategi penyelesaian masalah), dan faktor afektif (ketertarikan terhadap masalah yang diberikan, motivasi, dan ketekunan).&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>EDUCATIONAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PROBLEM SOLVING</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>9544</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-10-09 14:08:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-11 10:46:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>