<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95390">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH EKSTRAK BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM) TERHADAP MORBIDITAS DAN MORTALITAS CACING ASCARIDIA GALLI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI NUR AZIZAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang putih (Allium sativum) terhadap morbiditas dan mortalitas cacing Ascaridia galli. Cacing A. galli yang berjenis kelamin betina, dewasa, panjang 7-11 cm dan aktif bergerak dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kontrol negatif (KN) diberikan NaCl 0,9%, kontrol positif (KP) diberikan piperazine 20 mg/ml, serta kelompok perlakuan (P1, P2, P3 dan P4) masing- masing diberi ekstrak bawang putih dengan konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 90%. Cacing berjumlah 30 ekor yang berasal dari usus ayam. Pengamatan dilakukan setiap 15 menit sampai semua cacing pada tiap kelompok mati dan diberikan scoring sesuai dengan parameter. Parameter 1: bergerak aktif, parameter 2: sebagian bergerak, parameter 3: diam, bila disentuh bergerak, parameter 4: diam, bila disentuh diam, dimasukkan dalam air dengan suhu 70°C lalu bergerak dan parameter 5: diberikan air dengan suhu 70°C tidak bergerak (mati). Hasil penelitian menunjukkan waktu morbiditas dan mortalitas cacing A. galli pada kontrol negatif (KN) adalah 537 menit, pada kontrol positif (KP) yaitu 120 menit, pada P1 yaitu 252 menit, P2 yaitu 261 menit, P3 yaitu 177 menit dan P4 yaitu 99 menit. Dari data ini dapat dilihat bahwa pada P4 dengan konsentrasi 90% memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan kontrol positif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ekstrak bawang putih memiliki efek terhadap morbiditas dan mortalitas cacing A. galli.&#13;
&#13;
Kata kunci: Ascaridia galli, piperazine, morbiditas dan mortalitas</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WORM-CAUSED DISEASES - VETERINARY MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>636.089 696 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95390</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-19 19:25:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-22 09:26:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>