<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95388">
 <titleInfo>
  <title>USAHA GURU PEMBIMBING   DALAM MEMBINAN SIKAP DISIPLIN  SISWARN(PENELITIAN  PADA  SMU NEGERI ACEH BESAR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hafniar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konselor   di  sekolah   bertanggung   jawab   terhadap   pembinaan   disiplin siswa.   Akan   tetapi,   pada   kenyataannya    sering   didapati   siswa   SMU   yang melanggar    disiplin   dan   tata   tertib   sekolah.      Hal   ini   menunjukkan    belum berhasilnya  usaha  konselor  dalam  membina  sikap  disiplin  siswa.  Penelitian  ini bertujuan  untuk mengetahui  usaha yang telah dilakukan  guru pernbimbing  dalam membina  sikap  disiplin  siswa,  pengaruh  pembinaan  disiplin  dan hambatan  yang dihadapi  guru pembimbing  dalam membina  sikap disiplin siswa. Hasil penelitian menunjukkan   bahwa  bentuk  pelanggaran   disiplin  yang  sering  dilakukan  siswa adalah  keributan  dalam kelas, dan terlambat  datang ke sekolah.  Faktor penyebab siswa  melakukan   pelanggaran   disiplin   adalah  karena  guru  kurang   tegas,  dan sanksi   yang   diberikan   tidak  tegas.   Faktor   penyebab   pelanggaran   disiplin   di kalangan  siswa  lebih dominan  dilatar  belakangi  oleh  kurang  tegasnya  guru  dan sanksi  yang diberikan.   Hal ini tentunya  tergantung  pada guru di setiap  lernbaga pendidikan.    usaha  guru  untuk  rneningkatkan  disiplin  siswa  adalab  menasehati siswa  yang  melanggar  peratuan   dan menegur  siswa  yang  tidak  disiplin,  serta memberi    hukuman    yang   setimpal.    Hambatan    yang   dihadapi    guru   dalam pembinaan    sikap   disiplin   siswa   menurut   sebagian   besar   responden   adalah kurangnya  waktu  guru  dalam  mendidik  siswa yang melanggar  disiplin  dan  tata tertib sekolah,  dan kurangnya kerjasama  dengan orang tua siswa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95388</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-19 16:38:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-19 16:38:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>