Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PREVALENSI GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Pengarang
Erli Marlina - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1107101030158
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012
Bahasa
Indonesia
No Classification
616.33
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan gejala kronik atau kerusakan mukosa esofagus akibat refluks abnormal isi lambung ke dalam esofagus. Kajian epidemiologi menunjukkan bahwa prevalensi GERD cenderung mengalami peningkatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi GERD pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel secara stratified random sampling sebanyak 288 orang. Pengumpulan data dilakukan dari bulan Januari sampai dengan Februari 2012 dengan menggunakan kuesioner GERDQ. Variabel yang diteliti adalah GERD, sedangkan subvariabel yang diteliti adalah jenis kelamin, indeks massa tubuh, gejala klinis, kebiasaan konsumsi kopi, kebiasaan konsumsi teh, kebiasaan konsumsi minuman asam dan kebiasaan konsumsi makanan pedas. Hasil penelitian menunjukkan angka prevalensi GERD sebesar 11,11%. Distribusi frekuensi GERD tertinggi didapatkan pada jenis kelamin laki-laki sebesar 12% dan indeks massa tubuh kategori gizi baik sebesar 13,1%. Gejala regurgitasi lebih umum dijumpai daripada heartburn, yaitu sebesar 35,76%. Prevalensi GERD lebih umum dijumpai pada mahasiswa yang mempunyai kebiasaan konsumsi kopi sebesar 29,41%, tidak mempunyai kebiasaan konsumsi teh sebesar 11,37%, mempunyai kebiasaan konsumsi minuman asam sebesar 21,57% dan mempunyai kebiasaan konsumsi makanan pedas sebesar 12,37%. Penelitian ini menunjukkan prevalensi GERD yang tinggi (11,11%) pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala dibandingkan prevalensi GERD pada populasi Asia (5-10%).
Kata kunci: Gastroesophageal reflux disease, Prevalensi, Mahasiswa
Tidak Tersedia Deskripsi
PREVALENSI GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Erli Marlina, 2014)
PREVALENSI GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTERRNFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Erli Marlina, 2023)
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI KOPI DENGAN KEJADIAN GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA (ISWAN RAMDHANA, 2018)
PREVALENSI DAN POLA GEJALA GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Bunga Rizki Rahman, 2025)
HUBUNGAN ANTARA DERAJAT MEROKOK DENGAN GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE BERDASARKAN GERDQ (DEBI TRIANA, 2019)