<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95186">
 <titleInfo>
  <title>KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH TERHADAP PDRB PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Muhammad Chalifachwy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini  merupakan  studi  kasus  yang  membahas  tentang  kebijakan otonomi daerah terhadap PDRB Provinsi Aceh. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kebijakan otonomi daerah terhadap PDRB Provinsi Aceh serta untuk mengetahui   posisi   keuangan   pemerintah   Provinsi   Aceh   sebelum   dan   sesudah otonomi.  Diharapkan  penelitian  ini  dapat  memberi manfaat  bagi  semua pihak  baik penulis, pemerintah maupun masyarakat.&#13;
Penelitian  ini  menggunakan  data  skunder  time  series  mengenai  realisasi&#13;
anggaran pemerintah  dan PDRB selama periode  1995-2000  sebelum otonomi  daerah&#13;
hingga 2001-2007  sesudah otonomi daerah. Data sekunder ini diperoleh dari laporan tahunan  perekonomian   daerah,  laporan  Bank  Indonesia,  laporan PDBR  dan  Aceh Dalam  Angka.  Data  sekunder  selanjutnya  dianalisis  dengan  menggunakan  regresi linier berganda.&#13;
Hasil penelitian diketahui peranan PAD dalam APBD Provinsi Aceh setelah diberlakukannya otonomi daerah mulai tahun 2001 terus mengalami penurunan akibat terus   meningkatnya    dana   perimbangan    antara   pusat   dan   daerah   dalam   pos penerimaan  bagi hasil pajak, non pajak, DAU dan DAK Sementara  peranan  APBD terhadap  PDRB  Provinsi  Aceh  setelah  otonomi  daerah  relatif lebih  besar  akibat meningkatnya  persentase  kenaikan APBD yang relatif lebih tinggi  dibanding tingkat kenaikan PDRB.&#13;
Hasil  analisis  regresi  menjelaskan  realisasi  nilai  APBD  tidak  berpengaruh secara signifikan  terhadap  pertumbuhan  nilai PDRB  di  Provinsi Aceh sebagaimana yang ditunjukkan  oleh nilai p-value (p=0,624). Sedangkan kebijakan otonomi daerah berpengaruh  signifikan terhadap meningkatnya  nilai PDRB sebagaimana yang diperlihatkan  oleh koefisien dummy yang bertanda positif&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMIC DEVELOPMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LOCAL GOVERNMENT - PUBLIC ADMINISTRATION</topic>
 </subject>
 <classification>338.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95186</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-11 15:43:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-15 09:56:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>