<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95177">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS   KONTAMINASI  PELUMAS  PADA MESIN  DIESEL CCM SULZER  PLTD  LUENG BATA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kurniawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem pelumasan merupakan salah satu bagian penting dalam sistem mesin diesel Unsur utama dalam sistem pelumasan adalah minyak pelumas. Minyak pelumas akan melumasi bagian-bagian penting  dalam mesin yang  bergerak yang mengakibatkan gesekan-gesekan dari bagian-bagian tersebut untuk mengurangi akibat dari gesekan tersebut.  Bagian mesin yang  bergesekan akan menyebabkan keausan yang berupa unsur Besi,  Tembaga,  Aluminium,  Timbal,  Timah,  dan Kromium.  Kontaminan  lain yang  sering  terdapat  dalam  minyak  pelumas  yang  sudah  dipakai  adalah  unsur Natrium dan Silika,  kontaminan ini berasal dari kontaminasi debu,  air,  dan bahan bakar.  Adanya  kontaminan  ini bisa menurunkan kualitas dari minyak pelumas yang pada akhir nya akan menyebabkan kerusakan mesin.  Selain itu minyak pelumas juga berfungsi sebagai pendingin dan pembersih.  Minyak pelumas  berasal dari minyak mentah yang telah diproses,  dan diberi aditif yang  berfungsi  untuk meningkatkan kualitas  minyak pelumas.  Pada  mesin  diesel  CCM  (Compaqnie  de  Construction Mecanique) Sulzer yang ada pada PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) Sektor Lueng Bata minyak pelumas yang digunakan adalah Shell Gadinia SAE 40.  Volume pelumas pada  mesin diesel CCM Sulzer sebanyak  13. 000 liter.  Sistem  pelumasan yang dipakai adalah sistem pelumasan kering.   Sedangkan proses penggantian pelumas  dilakukan  pada   setiap   6.000 jam  kerja.  Agar  minyak pelumas   dapat berfungsi dengan baik untuk memperpanjang umur mesin perlu dipenuhi persyaratan yang dianjurkan.  Perawatan terhadap minyak pelumas  akan menghasilkan  kinerja mesin yang optimal.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci  ;  Pelumas, Kontaminasi  pelumas, Keausan  logam, Mesin diesel&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MACHINERY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LUBRICATION</topic>
 </subject>
 <classification>621.89</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95177</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-11 10:59:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-23 14:49:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>