<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95173">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN PLASMA KAYA TROMBOSIT TERHADAP EKSPRESI TRANSFORMING GROWTH FACTOR BETA 1 (TGF-β1) PADA PROSES PENYEMBUHAN RUPTUR TENDON ACHILLES TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dr. Ricky Aldofan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Setiap proses penyembuhan didapatkan adanya kadar TGF-β yang tinggi, hal ini terjadi juga dengan pola yang sama pada penyembuhan tendon. Plasma kaya trombosit mengandung growth factor dan sitokin yang dapat mempercepat proses penyembuhan rupture tendon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian plasma kaya trombosit terhadap ekspresi TGF- β1 selama penyembuhan rupture tendon Achilles pada tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan pendekatan Post Test-Only Control Group Design. Sebanyak 30 ekor tikus putih jantan rupture tendon Achilles, berumur 3-4 bulan dengan berat badan 200-250 gr digunakan pada penelitian ini. Tikus-tikus tersebut dibagi secara acak menjadi 2 kelompok perlakuan. kelompok I sebagai kontrol, tikus yang mengalami ruptur tendon Achilles tanpa diberi PKT dan kelompok II sebagai perlakuan, tikus yang mengalami ruptur tendon Achilles diberi PKT 100 ul. Jumlah hewan yang sama dari kedua kelompok dikorbankan pada 3 kali waktu yang berbeda (hari ke-7, ke-14, dan ke-21). Substansi tendon Achilles kanan setiap hewan diambil bagian tengahnya untuk pemeriksaan ekspresi TGF- β1 melalui pemeriksaan imunohistokimia dengan antibodi primer anti TGF- β1. Hasil penelitian menunjukkan intensitas ekspresi TGF- β1 jaringan tendon Achilles pada kelompok yang diberi PKT berbeda nyata (P &lt; 0,05) dibandingkan dengan kelompok kontrol. Ekspresi TGF- β1 pada kelompok yang diberi PKT menunjukkan pewarnaan yang lebih kuat dan ekstensif pada minggu ke-1 dan ke-2 (P &lt; 0,05), sedangkan kelompok kontrol menunjukkan pewarnaan yang lebih luas pada minggu ke-3 (P &lt; 0,05). Pemberian PKT dapat meningkatkan ekspresi TGF-β1 selama penyembuhan ruptus tendon Achilles pada tikus putih (Rattus norvegicus). Kata Kunci: Plasma kaya trombosit, ruptur tendon achilles, tikus putih, ekspresi TGF- β1 dan penyembuhan tendon</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TENDON DISEASES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PLASMA (BLOOD)</topic>
 </subject>
 <classification>616.75</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95173</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-11 10:39:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-18 12:24:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>