<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95158">
 <titleInfo>
  <title>HAMBATAN PELAKSANAAN  KURIKULUM  2004 DALAM MATA PELAJARAN  BIOLOGI DI SMA NEGERI SEKOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mehry</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Guru sebagai salah satu unsur penentu keberhasilan pendidikan merupakan objek  utama dari  skenario  perubahan  kurikulum   1994  ke kurikulum  2004 atau lebih dikenal dengan Kurikulum  Berbasis  Kompetensi (KBK). KBK merupakan desain  atau  pola  kurikulum  yang  mengedepankan pada  sejumlah  kemampuan khusus (Specific Compatencies).  Berbeda dengan kurikulum  lainnya, desain KBK memiliki hubungan  langsung dengan tujuan, aktifitas belajar dan pelaksanaannya (Performance).  Namun kenyataannya sekarang masih  banyak guru yang mengalami hambatan dalam menerapkan KBK di sekolah. Oleh karena itu tujuan dari  penelitian  ini  adalah  untuk  memperoleh  gambaran  yang jelas  mengenai hambatan  dan  persentase guru  yang  mengalami  hambatan  dalam   pelaksanaan KBK pada Mata Pelajaran  Biologi di SMA Negeri  Banda Aceh. Populasi dalam penelitian  ini  adalah  semua guru mata pelajaran.  Populasi  dalam  penelitian  ini adalah semua guru mata pelajaran  biologi kelas  I di  SMA Negeri seKota Banda Aceh yang telah menerapkan  KBK, berjumlah  18 orang, berasal dari tujuh SMA Negeri di Banda Aceh. Dikarenakan jumlah guru  yang menjadi  populasi sedikit, maka semua populasi dijadikan sampel. Data penelitian ini diperoleh dengan mengedarkan angket dan diolah  dengan menggunakan statistik  sederhana yaitu persentase. Berdasarkan hasil  pengolahan  data maka Guru Biologi  SMA Negeri seKota Banda Aceh masih banyak mengalami  hambatan dalam  pelaksanaan  KBK di sekolah yaitu terdapat pada keterbatasan alat peraga (82,4%),  kesulitan mendapatkan buku penunjang lain  tentang KBK (76.6%),  kesulitan dalam silabus pembelajaran  (58,9%),  kurang pengetahuan guru tentang KBK (58.8%),  kesulitan dalam menggunakan media pembelajaran (52.9%), kesulitan dalam membuat rencana  pembelajaran  (47,1%).  kesulitan  dalam  menentukan  indikator pembelajaran    pada  saat  menyusun   silabus  (47, I%)      dan   kesulitan   dalam melakukan pembahasan materi Pelajaran Biologi berdasarkan standar kompetensi yang ingin dicapai (41.2%).&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CURRICULUMS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BIOLOGY - STUDY AND TEACHING</topic>
 </subject>
 <classification>375</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95158</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-10 14:58:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-11 10:09:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>