<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95115">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI BAKTERI PATOGEN PADA TELUR PENYU BELIMBING (DERMOCHELYS CORIACEA) ASAL PANTAI LAMPUUK, ACEH BESAR BERDASARKAN GEN 16S RRNA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NEVA NAZILA AMINI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>IDENTIFIKASI BAKTERI PATOGEN PADA TELUR PENYU BELIMBING (Dermochelys coriacea) ASAL PANTAI LAMPUUK, ACEH BESAR BERDASARKAN&#13;
GEN 16S rRNA&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Penyu belimbing merupakan salah satu spesies penyu yang umum dijumpai dan juga bertelur di Pantai Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Populasi penyu belimbing di Indonesia cenderung menurun. Salah satu faktor yang menyebabkan keberadaan penyu terancam punah adalah telur penyu gagal menetas yang diakibatkan adanya kontaminasi oleh bakteri. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri patogen yang terdapat pada telur penyu belimbing (Dermochelys coriacea) berdasarkan gen 16S rRNA. Sebanyak empat sampel dari cangkang telur penyu yang gagal dan empat sampel dari cangkang telur yang berhasil menetas diambil dan ditanam pada media Nutrient Agar (NA) selama 24 jam dan diinkubasi pada suhu 37oC kemudian dilakukan pewarnaan Gram dan dilanjutkan dengan penanaman pada media agar darah untuk dilakukan uji hemolisis. Selanjutnya dilakukan identifikasi molekuler gen 16S rRNA untuk mengetahui spesies bakteri tersebut. Data dianalisis secara deskriptif. Sebanyak lima koloni bakteri asal cangkang telur penyu belimbing berhasil diisolasi dan dipurifikasi dengan baik dimedia NA yang terdiri dari dua bakteri Gram negatif isolat PBA 1 dan PBA 2, dan tiga bakteri Gram positif yaitu dengan kode isolat PBA 3, PBA 4 dan PBA 5. Berdasarkan hasil uji hemolisis, kelima isolat bakteri tersebut tidak dapat menghemolisis darah. DNA bakteri PBA 1 dan PBA 2 berhasil diisolasi dan diamplifikasi menggunakan polymerase chain reaction (PCR) dengan target pita DNA ~1400 pb. Kemudian dari hasil analisis menggunakan BLASTN dan konstruksi pohon filogenetik isolat PBA 1 dan PBA 2 merupakan jenis bakteri yang berbeda. Isolat PBA 1 memiliki kemiripan dengan Acinetobacter baumannii dengan persen kemiripan 98.64% sedangkan isolat PBA 2 memiliki kemiripan dengan Enterobacter kobei dengan persen kemiripan 97.82%, kedua dari bakteri tersebut merupakan kelompok bakteri Enterobacteriaceae yang bersifat patogen oportunistik. Dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini tidak ditemukan adanya bakteri patogen pada cangkang telur penyu belimbing yang gagal maupun berhasil menetas.&#13;
Kata kunci: Isolasi, cangkang telur, penyu belimbing, polymerase chain reaction (PCR)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BACTERIAL DISEASES - ANIMALS - VETERINARY MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EGG CELLS</topic>
 </subject>
 <classification>636.089 692</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95115</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-06 08:06:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-09 12:08:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>