<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95112">
 <titleInfo>
  <title>AKTIVITAS ANTI TRYPANOSOMA EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP TRYPANOSOMA EVANSI SECARA IN VIVO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mayang Tamara Eladies Antonia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Trypanosomiasis atau surra merupakan penyakit yang terjadi akibat infeksi Trypanosoma evansi dan bersifat zoonosis sehingga pencegahan terhadap penyakit ini perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun malaka sebagai anti Trypanosoma terhadap Trypanosoma evansi secara invivo.Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah daun malaka (Phyllanthus emblica) yang diekstraksi dengan etanol 90%,  serta menggunakan 20 ekor tikus putih yang diinfeksikan Trypanosoma evansi. Data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan dideskripsikan menggunakan grafik. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pada hari ke-1, kelompok K0 (kontrol positif) yang diinfeksikan Trypanosoma evansi tanpa ekstrak etanol daun malaka ditemukan T. evansi dengan jumlah rata-rata 0,2 x10⁶/ 10µl, sedangkan pada kelompok K1 (300 mg/kg BB), K2 (600 mg/kg BB) dan K3 (900 mg/kg BB) tidak ditemukan adanya parasit T. evansi. Pada hari ke-2 ditemukan T. evansi dengan jumlah rata-rata pada kelompok (kontrol positif) sebanyak 1,8 x10⁶/ 10µl, kelompok K1 (300 mg/kg BB) sebanyak 0,4 x10⁶/ 10µl, K2 (600 mg/kg BB) sebanyak 1,4 x10⁶/ 10µl dan K3 (900 mg/kg BB) sebanyak 1,2 x10⁶/ 10µl. Pada hari ke-3 ditemukan T. evansi dengan jumlah rata-rata pada kelompok K0 (kontrol positif) sebanyak 11,4 x10⁶/ 10µl, kelompok K1 (300 mg/kg BB) sebanyak 0,4 x10⁶/ 10µl, K2 (600 mg/kg BB) sebanyak 6,4 x10⁶/ 10µl dan K3 (900 mg/kg BB) sebanyak 9,6 x10⁶/ 10µl. Pada hari ke-4 ditemukan T. evansi dengan jumlah rata-rata pada kelompok K0 (kontrol positif) sebanyak 19 x10⁶/ 10µl, K1 (300 mg/kg BB) sebanyak 8,4 x10⁶/ 10µl, K2 (600 mg/kg BB) sebanyak 4 x10⁶/ 10µl dan K3 (900 mg/kg BB) sebanyak 1,2 x10⁶/ 10µl. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun malaka mampu menghambat pertumbuhan T. evansidengan dosis 600 mg/kg BB dan 900 mg/kg BB.&#13;
&#13;
Kata kunci: parasitemia, zoonosis, surra, malaka&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ANIMAL DISEASES - VETERINARY MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PARASITISM - ANIMALS</topic>
 </subject>
 <classification>636.089 6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95112</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-05 14:58:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-09 11:49:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>