<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95075">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN RED BLOOD CELL DISTRIBUTION WIDTH (RDW) DENGAN PARAMETER EKOKARDIOGRAFI FUNGSI VENTRIKEL KIRI PADA PASIEN GAGAL JANTUNG DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI ZIKRA YUSTIANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gagal jantung merupakan masalah kesehatan serius. Penilaian fungsi ventrikel kiri penting untuk memilih terapi efektif, namun ekokardiografi tidak selalu tersedia di semua rumah sakit. Red Blood Cell Distribution Width (RDW), sebagai bagian pemeriksaan hitung darah lengkap, mendapat perhatian sebagai biomarker keparahan penyakit terutama gagal jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan RDW dengan parameter ekokardiografi fungsi ventrikel kiri pada pasien gagal jantung. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan desain cross sectional. Pengambilan data dilakukan pada Januari 2020 di instalasi rekam medik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin dengan sampel 60 pasien gagal jantung yang dirawat pada tahun 2019. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. RDW diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium darah dan nilai parameter ekokardiografi diperoleh dari laporan ekokardiografi. Keduanya tersedia pada rekam medik. Penelitian ini mendapatkan bahwa sebagian besar subjek penelitian adalah pria (60,0%); kelompok usia dominan: 50 - &lt; 60 tahun (36,7%); diagnosis gagal jantung: Chronic/Congestive Heart Failure (CHF) (58,3%); lama rawat: &lt; 5 hari (43,3%); keadaan keluar: sembuh/perbaikan (98,3%); serta diagnosis tambahan: Coronary Artery Disease (CAD) (20,0%). Uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara RDW dan fraksi ejeksi (p = 0,040) serta RDW dan rasio E/A (p = 0,002), namun tidak terdapat hubungan signifikan antara RDW dan fraksi pemendekan (p = 0,133) pada pasien gagal jantung di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Kesimpulan penelitian ini yaitu RDW berhubungan signifikan dengan fraksi ejeksi serta dengan rasio E/A, namun tidak dengan fraksi pemendekan pada pasien gagal jantung.&#13;
&#13;
Kata Kunci: gagal jantung; Red Blood Cell Distribution Width (RDW); ventrikel kiri</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CARDIOVASCULAR DISEASES - HUMANS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HEARTH FAILURE - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.129</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95075</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-04 12:08:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-08 11:06:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>