<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95062">
 <titleInfo>
  <title>JUMLAH BAKTERI SALMONELLA SP PADA USUS AYAM BROILER YANG DI BERI EKSTRAK DAUN JALOH (SALIX TETRASPERMA ROXB)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD YANDRA DHIAUL CHAIR LUBIS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bakteri penyebab dari penyakit salmonellosis adalah Salmonella  sp. Bakteri tersebut umumnya tak jarang ditemukan dalam saluran pencernaan.hewan &amp; manusia. Ekstrak daun jaloh mempunyai potensi akbar menjadi senyawa anti mikroba. Penelitian ini bertujuan agar dapat mengetahui efek pemberian ekstrak daun jaloh dalam air minum terhadap jumlah bakteri Salmonella sp pada usus duodenum ayam broiler. Penelitian ini memakai ayam broiler berumur 15 hari, kemudian diberikan ekstrak daun jaloh tanpa batas (ad-libitum) selama 14 hari pada saat 24 jam menggunakan cara mencampurkan ekstrak daun jaloh pada air minum sinkron menggunakan dosis. Perlakuan 1 sebagai kontrol (EJ-0) adalah ayam yang diberikan pakan normal tanpa pemberian ekstrak daun jaloh, perlakuan 2 (EJ-50) ayam yang diberikan pakan normal dengan penambahan ekstrak daun jaloh dengan dosis 50 mg/liter air minum, dan perlakuan 3 (EJ-100) ayam yang diberi pakan normal dengan penambahan ekstrak daun jaloh dengan dosis 100 mg/liter air minum lalu dilakukan pemeriksaan jumlah koloni bakteri Salmonella sp pada usus duodenum ayam broiler. Data hasil pemeriksaan kemudian dianalisis menggunakan metode ANAVA (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun jaloh pada air minum berpengaruh terhadap jumlah koloni bakteri Salmonella sp. Rata-rata±SD EJ-0 (4,8x102 ± 43,2) EJ-50 (2,77x102 ± 45,73), dan EJ-100 (1,8x102 ± 35,59). Kesimpulannya, bahwa pemberian ekstrak daun jaloh dapat menurunkan jumlah koloni bakteri Salmonella sp.&#13;
	&#13;
Kata kunci : Ayam broiler, jaloh , Salmonella sp;&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>POULTRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ANIMAL DISEASES - VETERINARY MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>636.089 6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95062</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-03 21:23:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-08 10:08:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>