<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95038">
 <titleInfo>
  <title>PREDIKSI KEBUTUHAN AIR DOMESTIK AKIBAT CUCI TANGAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ridhofa Hafira Afriza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Kebutuhan air dosmetik yaitu kebutuhan air yang digunakan pada tempat-tempat hunian pribadi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti, memasak, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya. Kebutuhan air bersih semakin lama semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di masa yang akan datang. Akibat dari pandemi Covid-19 ini penggunaan kebutuhan air tidak hanya untuk kebutuhan domestic dan non domestik namun sudah bertambah menjadi kebutuhan untuk mencuci tangan. Penelitian ini diawali dengan pengambilan data di PDAM Tirta Daroy dan Badan Pusat Statistik (BPS), kemudian dilanjutkan pengambilan data pemakaian air cuci tangan di beberapa lokasi seperti Universitas Syiah Kuala, SDN 16 Banda Aceh, SMPN 8 Banda Aceh, SMAN 5 Banda Aceh, Pasar Lampulo, Pasar Aceh dan beberapa rumah tangga. Hasil pengambilan data tersebut dihitung untuk mendapatkan hasil kebutuhan air domestik dan kebutuhan air cuci tangan. Dilanjutkan dengan perhitungan menggunakan rumus neraca air untuk mengetahui rasio kebutuhan air sebelum dan saat covid-19 terjadi. Penelitian ini dilakukan dari bulan Desember 2020 sampai Februari 2021. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, didapatkan hasil yaitu hasil neraca air tahun 2020 mendapatkan nilai surplus sehingga  kebutuhan air domestik dan kebutuhan air cuci tangan pada tahun tersebut terpenuhi oleh PDAM. Dan untuk tahun 2021 hingga 2030 hasil perhitungan neraca air juga mendapatkan nilai surplus. Maka ketersediaan air oleh PDAM akan terus terpenuhi untuk kebutuhan air domestik dan kebutuhan air cuci tangan sampai tahun 2030.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WATER SUPPLY - HOUSEHOLD MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <classification>644.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95038</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-02 11:56:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-02 15:50:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>