<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="95006">
 <titleInfo>
  <title>PEMERIKSAAN ANTEMORTEM DAN POSTMORTEM SAPI DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH (UPTD) RUMAH POTONG HEWAN (RPH) AIA PACAH KOTA PADANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dhany Firmansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fak. Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Karya Kerja Ilmiah</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
	Pemeriksaan antemortem merupakan pemeriksaan sebelum pemotongan dengan mengamati ada tidaknya gejala penyakit pada hewan. Pemeriksaan postmortem merupakan pemeriksaan setelah pemotongan dengan mengamati adanya perubahan pada tiap organ tertenntu. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui pemeriksaan antemortem dan postmortem sapi di UPTD RPH Aia Pacah Kota Padang. Pemeriksaan antemortem postmortem dilakukan pada tiap sapi yang berjumlah pemotongan per/hari 25 ekor. Berdasarkan hasil pemeriksaan antemortem dan postmortem sapi tidak ditemukan adanya gejala penyakit pada sapi dan dinyatakan semua sehat. Pemeriksaan postmortemem adalah pemeriksaan sesudah pemotongan. Pada pemeriksaan ini difokuskan pada kalenjer tertentu jantung,hati,ginjal,limpa, dan paru paru. Contoh kecurigaan bahwa hewan ternak yang dipotong memang sakit adalah adanya pembesaran pada limpa yang termasuk tanda penyakit TBC (tuberkulosis), dan adanya Krista cacing pita yang berarti daging terinfeksi cacing pita. Untuk mencegah pemalsuan daging diberikan cap khusus tertentu oleh petugas medik dan paramedik veteriner dan boleh dikomsumsi. Tujuan pemeriksaan tersebut agar daging yang telah diperiksa dan boleh dikonsumsi. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa RPH Aia Pacah Kota Padang dapat memenuhui penyediaan daging sapi yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal), dimulai dari pemeriksaan antemortem dan pemeriksaan postmortem yang benar dan layak dikonsumsi oleh masyarakat.&#13;
Kata kunci: permeriksaan antemortem dan pemeriksaan postmortem &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COWS - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MEAT - PRODUCT SAFETY</topic>
 </subject>
 <classification>MEAT - PRODUCT SAFETY</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>95006</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-10-31 19:38:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-04 11:03:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>