<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="94983">
 <titleInfo>
  <title>PERILAKU KAWIN PADA KUDA GAYO JANTAN DENGAN SISTEM PEMELIHARAAN KONVENSIONAL DAN NON KONVENSIONAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ERIDHA FITRIANI BR. NASUTION</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perilaku kawin merupakan bagian dari proses reproduksi pada seekor hewan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perilaku kawin pada kuda gayo jantan dengan sistem pemeliharaan konvensional dan non konvensional. Kuda gayo jantan (n=2) dibagi dalam 2  kelompok pemeliharaan (n=1), K1 dipelihara secara konvensional dan K2 dipelihara secara non konvensional. Kuda gayo jantan (K1) dikawinkan dengan 3 ekor kuda gayo betina yang juga dipelihara secara konvensional. Kuda gayo jantan (K2) dikawinkan dengan 3 ekor kuda gayo betina yang dipelihara secara non konvensional. Semua kuda gayo betina disinkronisasi dengan metode injeksi ganda PGF2α (7,5 mg/ekor) secara intra muskular dengan interval waktu 10 hari. Setelah terlihat tanda-tanda estrus maksimal (skor 4) kuda betina dikawinkan dengan kuda gayo jantan. Dilakukan pengamatan perilaku kawin pada K1 dan K2. Data  gambaran perilaku kawin dilaporkan secara deskriptif dan waktu munculnya perilaku kawin pada K1 dan K2 dianalisis dengan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 tahapan umum perilaku kawin pada kuda gayo jantan yaitu precopulatory, copulatory, dan postcopulatory. Durasi tahap precopulatory dan copulatory berbeda secara nyata (P0,05). Hasil analisis terhadap perilaku kawin yang spesifik menunjukkan perbedaan yang nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>REPRODUCTION - ANIMALS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HORSES - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <classification>636.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>94983</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-10-29 09:57:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-12 11:03:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>