Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBEDAAN PENGARUH PELATIHAN BARBELL UPRIGHT ROWING DENGAN BARBELL BENT-OVER ROWING TERHADAP PENINGKATAN POWER LENGAN PADA CALON PEMAIN TENIS LAPANGAN
Pengarang
Salmawati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0161420040
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tenis lapangan adalah satu cabang olahraga pennainan yang sedang berkembang dan memiliki empat jenis teknik pukulan yaitu pukulan forehand, Backhand, volly dan service. Setiap pemain harus menguasai teknik pukulan dan memiliki kondisi fisik yang baik guna menunjang pelaksanaan teknik gerakan yang dilakukan pada saat berlatih atau bertanding. Dalam olahraga tenis lapangan sangat dibutuhkan kondisi fisik salah satunya power lengan dalam melakukan gerakan pukulan dengan kuat, cepat dan akurat terutama saat melakukan gerakan pukulan.
Bentuk pelatihan untuk meningkatkan power lengan dapat menggunakan tahanan atau beban dari luar tubuh atau menggunakan tubuh sebagai tahanan beban pelatihan. Program pelatihan yang penulis laksanakan disini adalah barbell upright rowing dan barbell bent over rowing. Pelaksanaan pelatihan ini sesuai dengan unsur-unsur kondisi fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan barbell upright rowing dan barbel bent over rowing terhadap peningkatan power lengan pada pemain tens lapangan mahsicwa Penjaskesrek angkatan 2004, untuk mengetahui ada tidaknya hubungan dan perbedaan bentuk pelatihan tersebut, maka penulis menggunakan metode eksperimen semu dilakukan tes medicine ball untuk mengukur peningkatan power lengan.
Populasi dalam penelitian ini adaah pemain tenis lapangan mahasiswa angkatan 2004 yang berjumlah 24 orang maka seluruhnya dijadikan sampel atau total sampel dan kemudian dibagi dalam dua kelompok dengan teknik matching pairing, yaitu 12 orang kelompok pelatihan barbell upght rowing dan 12 lagi pelatihan barbell bent over rowing. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik dengan taraf signifikan 95 % atau ao,os. Hasil analiss data diperoleh peningkatan pelatihan barbell upright rowing dan barbell bent over rowing tan 0,83 berkisar antara tsa I,72 ini berarti hipotesis ditolak karena t, < tatau 0,83 < 1,72 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelatihan barbell bent over rowing berpengaruh kurang signifikan terhadap peningkatan power lengan pemain tenis lapangan mahasiswa Penjaskesrek angkatan 2004.
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN DENGAN KEMAMPUAN SERVIS TENIS LAPANGAN MAHASISWA PENJASKESREK FKIP UNSYIAH ANGKATAN 2014 (Misbahuddin, 2018)
KONTRIBUSI POWER OTOT LENGAN DAN KECEPATAN REAKSI TERHADAP KETEPATAN SERVIS PADA PERMAINAN TENIS LAPANGAN ATLET ACEH TENIS CLUB GEMILANG BANDA ACEH TAHUN 2020 (ELLA FARADILLA, 2021)
HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN TERHADAP KETEPATAN PUKULAN SERVIS TENIS LAPANGAN PADA MAHASISWA PRODI PENJASKESREK ANGKATAN 2015 (TEGUH WAN MURIB, 2018)
HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN TENIS LAPANGAN PADA MAHASISWA PENJASKESREK FKIP UNSYIAH ANGKATAN 2010 (masril, 2014)
HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN TERHADAP PUKULAN FOREHAND PADA MAHASISWA UKM TENIS LAPANGAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2025 (PUTRI APRILIA AKBAR, 2025)